SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Berbalas Pantun

  • Reporter:
  • Sabtu, 21 April 2018 | 14:11
  • Dibaca : 234 kali
Berbalas Pantun

BOURNEMOUTH–Perubahan tujuh pemain yang dilakukan Pelatih Jose Mourinho saat Manchester United melawan AFC Bournemouth, Kamis (19/4), bukan tanpa alasan.

Mourinho seperti ingin berbalas pantun dengan Pelatih Tottenham Mauricio Pochet tino yang juga menyimpan pemain intinya saat bermain imbang 1-1 melawan Brighton & Hove Albion, Rabu (18/4). Keduanya akan bertemu di semifinal Piala FA, Sabtu (21/4).

Tidak ada nama Romelu Lukaku, Nemanja Matic, Alexis Sanchez, Ashley Young, dan kapten Anthony Va lencia yang menjadi langganan starter saat The Red Devils men jinakkan Bournemouth 2-0. Jika dibandingkan saat di taklukkan West Bromwich Albion, ada tujuh perubahan.

Selain lima nama itu, pemain yang hilang dari daftar starter adalah Juan Mata serta Victor Lindelof. Mourinho memberi jalan kepada pemain yang biasa memanaskan bangku cadangan menjadi starter. Perubahan yang dilakukan Mourinho sebenarnya bukan kejutan besar. Sebelum laga, arsitek tim asal Portugal itu sudah mem beri sinyal bakal melakukan pe rom bakan besar.

Langkah itu di lakukan setelah dia kecewa ter hadap performa pemain karena dikalahkan West Bromwich. Tapi, tetap saja, keputusan ter sebut memiliki alasan taktis dan strategi. Bagaimanapun, pemain yang tidak menjadi starter saat melawan pasukan Eddie Howe adalah anak emas Mourinho.

Mereka masuk daf tar pemain yang hampir tak tergantikan sepanjang musim ini dengan jumlah bermain paling banyak dibandingkan pemain lain. Lukaku dkk butuh menghela napas demi semifinal. Setelah pertandingan, mantan pelatih Chelsea dan Real Madrid itu langsung memberi batas tegas bahwa tak semua yang menjadi starter saat melawan Bournemouth tampil di semi final.

“Saya tidak akan menurunkan starting ini. Tapi, mereka memperlihatkan ambisi untuk tampil (di semifinal),” kata Mourinho, dikutip BBC . Artinya, apa yang dilakukan Mourinho murni alasan taktis. Semua tahu, Mourinho adalah pelatih berbasis taktis dengan mem pertimbangkan lawan yang dihadapi.

Mourinho sedang membalas langkah Po chettino yang juga membuat perubahan signifikan dengan me nurunkan wajah “asing” da lam daftar pemain saat mereka ditahan im bang 1-1 Brighton & Hove Albion.

Pochettino memberikan kesempatan kepada pemainpemain yang jarang tampil menjadi starter seperti Toby Alderweireld, Son Heung-min, Victor Wanyama, Moussa Sissoko, Serge Aurier, hingga Lucas Moura. Tujuannya agar Harry Kane dkk juga memiliki istirahat lebih banyak agar tampil maksimal di semifinal.

Bedanya, skenario Mou rinho berjalan bagus karena ber hasil meraih kemenangan melalui gol Chris Smalling pada menit ke-28 dan Lukaku yang menjadi pengganti pada menit ke-62. Striker asal Belgia itu men cetak gol pada menit ke-70 memanfaatkan umpan Paul Pogba.

Lukaku menjadi pemain tersubur di MU pada musim pertamanya dengan 27 gol. Dia berada di atas Carlos Tevez (19 gol), Wayne Rooney (17), Dimitar Berbatof (14), Andy Cole (12), dan Cristiano Ronaldo (6). Jumlah tersebut juga menjadi musim tersuburnya sepanjang karier sepak bola profesional.

Penjaga gawang David de Gea yang menjadi kapten untuk pertama kali tak kalah cemerlang. Dia ber hasil mencatatkan 17 kali clean sheets atau 21 kali tanpa kebobolan di semua kompetisi. Jumlah tersebut memuat De Gea menjadi kiper yang paling sering clean sheets di Liga Pri mer dan nomor tiga diban ding kan kiper lain di lima kompetisi elite Eropa.

“Kemenangan ini karena sikap positif pemain, profesionalisme, dan deter minasi. Hasil ini penting agar kami bisa menyelesaikan musim di 4 besar,” tuturnya. Sementara itu, Howe mengatakan timnya sebenarnya sudah berusaha untuk terus melakukan perbaikan dalam setiap musim.

Tapi, dia mengakui bukan pekerjaan mudah untuk menutup gap dengan rival di papan atas. “Tapi, terkadang kami seharusnya mendapat hasil lebih baik,” tandas Howe.

ma’ruf

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com