SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Berkas Caleg Gerindra Dilimpahkan ke Kejaksaan

  • Reporter:
  • Jumat, 17 Mei 2019 | 14:42
  • Dibaca : 174 kali
Berkas Caleg Gerindra Dilimpahkan ke Kejaksaan

BATAM – MY calon anggota legislatif (caleg) dari Gerindra, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran UU Pemilu. Penyidik Polresta Barelang telah melimpahkan berkas penyidikan kepada Kejaksaan Negeri Batam, Rabu (15/4) sore.

Berkas dikirimkan penyidik didampingi dua petugas Bawaslu Kota Batam. Dalam berkas penyidikan diketahui bahwa MY telah melanggar pasal 523 ayat (1) jo pasal 278 ayat (2) UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Ia diduga telah melakukan pelanggaran dalam bentuk politik uang.

“Berkas sudah diserahkan kepada kami dan kami berkewajiban untuk memeriksa berkas dalam waktu 3 hari untuk menentukan sikap,” kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Batam, Filpan F. D Laia.

Filpan menjelaskan, pihaknya telah menunjuk tim penuntut umum yang akan menangani dan menyidangkan perkara ini. Tim yang diketuai olehnya tersebut beranggotakan beberapa orang jaksa yakni Rumondang, Samsul Sitinjak, Yan Elhas, Samuel Pangaribuan dan Imannuel Gort.

“Bila setelah kami lakukan penelitian terhadap berkas dan sudah lengkap, maka akan kami tetapkan P21 dan dilanjutkan dengan pelimpahan tahap II. Namun jika masih ada yang kurang, maka kami akan meminta penyidik untuk kembali melengkapi berkas,” kata Filpan lagi.

Saat disinggung terkait pelanggaran pemilu yang dilakukan MY, caleg Dapil III Kota Batam dari Partai Gerindra ini, Filpan menjelaskan, berdasarkan berkas penyidikan yang diterimanya diketahui bahwa Yunus melakukan politik uang dengan cara membagikan uang senilai Rp200 ribu kepada beberapa warga di Mangsang, Sei Beduk yang dibarengi dengan stiker caleg bergambar dirinya, contoh kertas suara dan atribut lainnya. “Uang tersebut diberikan dengan maksud meminta suara dari warga,” kata Filpan.

Hal tersebut diketahui oleh pelapor, German Parngihotan Simanjuntak yang akhirnya melaporkan hal itu ke Bawaslu Kota Batam. German juga menyerahkan sejumlah barang bukti kepada Bawaslu seperti uang tunai sebesar Rp600 ribu, kaos tim sukses, kalender, stiker, foto dokumentasi dan contoh kertas suara.

“Kita pelajari dulu berkasnya. Kalau untuk waktu sidang, 7 hari sudah harus selesai dan ada putusannya,” tutup Filpan. aini Lestari

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com