SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bersinergi Demi Pariwisata Kepri

  • Reporter:
  • Senin, 3 September 2018 | 09:08
  • Dibaca : 247 kali
Bersinergi Demi Pariwisata Kepri
Sejumlah wisatawan menikmati libur di kawasan wisata Ocarina, Batam, Minggu (2/9). /TEGUH PRIHATNA

BATAM – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI mendorong pemerintah daerah di Kepri bersinergi mengembangkan sektor pariwisata. Begitu juga dengan Batam, dua lembaga pemerintah Pemko dan Badan Pengusahaan (BP) Batam diharapkan bisa saling mendukung untuk bisa mendatangkan banyak kunjungan wisatawan mancanegera (Wisman).

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Guntur Sakti mengatakan, Kepri memiliki potensi alam dan infrastruktur yang memadai untuk mendukung pengembangan industri pariwisata. Karena itu dibutuhkan kerja sama semua pemangku kepentingan di derah. Terlebih lagi Kepri sendiri saat ini sudah menjadi pintu gerbang ke tiga yang dikunjungi wisman setelah Jakarta dan Bali.

“Pariwisata itu harus tumbuh pada ekosistem yang nyaman dan aman. Kepri memiki banyak kelebihan untuk menjadi daerah pariwisata, maka kita semua harus bersinergi,” kata Guntur, Minggu (2/9/2018).

Untuk Batam, Guntur mengapresiasi sejumlah event yang diselenggarakan oleh BP Batam untuk menggerakkan kembali sektor pariwisata dan menarik kunjungan wisman ke Batam. Pihaknya menyadari pariwisata merupakan sektor yang paling mudah dan cepat untuk menggerakan perekonomian Batam, sehingga diharapkan bisa mencapai target ekonomi tumbuh tujuh persen dalam dua tahun.

Terpenting saat ini adalah semangat dan komitmen untuk mengembangkan sektor pariwisata. Meskipun belum berdampak secara siginifikan terhadap kunjungan wisman, namun meunurut dia paling tidak sudah ada upaya untuk menggerakkan kembali pariwisata. BP Batam diharapakan juga bisa menggandeng Dinas Pariwisata untuk benar-benar bisa mengembangan potensi pariwisata Batam.

“Koordinasi dan saling mendukung itu penting. Kemenpar tentu sudah pasti akan mendukung segala bentuk kegiatan untuk mengembangkan pariwisata di Kepri,” katanya.

Butuh Infrastruktur
Sementara untuk persoalan infrastruktur di Kepri masih menjadi kendala khususnya Kepulauan Anambas dan Natuna yang sering menjadi kendala wisman untuk mengunjungi dua daerah tersebut. Guntur menjelaskan bahwa saat ini Kemenpar telah mengeluarkan kebijakan penggunaan transportasi pesawat terbang air atau seaplane yang akan membawa para wisatawan lokal dan mancanegara ke pulau-pulau terdepan di Indonesia.

Kebijakan itu untuk menjawab masalah aksebilitas yang kerap menjadi kendala saat wisatawan akan berkunjung ke objek wisata yang jauh. Kalau di daerah tidak tersedia Bandara yang refresentatif untuk pesawat besar, maka seaplane menjadi solusi atau yang biasa disebut dengan nomadic tourism.

“Nomadic tourism adalah wisata yang bersifat temporer. Mulai dari akses hingga amenitas di lokasi wisata. Hal ini itu diterapkan untuk menjangkau destinasi alam potensial di kepulauan yang sulit dijangkau,” katanya.

Untuk di Indonesia sendiri kebijakan seaplane pertama kali diberikan kepada Pulau Bawah, di Anambas. Seaplane lanjut Guntur merupakan salah satu jawaban untuk menggaet wisatawan baik lokal maupun mancanegara agar dapat mendatangi destinasi wisata yang aksebilitasnya belum tersedia.

“Kalau untuk di Natuna sendiri sebenarnya sudah memiliki Bandara, hanya memang frekuensi dari dan menuju Natuna belum banyak. Ini menjadi tugas kita bersama bagaimana bisa mendatangkan banyak wisman ke sana,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar mengatakan, hingga Juni lalu, kunjungan wisman ke Kepri baru diangka 1,2 juta orang. Pihaknya menargetkan angka kunjungan wisman pada tahun ini sebesar 2,5 juta orang.

“September ini kita akan mengadakan dua event. Pertama Bahari Kepri di Tanjungpinang. Kedua Tour de Kepri. Keduanya ini warisan dari Pak Guntur,” kata Buralimar.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kepri. Pihaknya siap berkolaborasi agar target dari Kemenpar dan Provinsi Kepri bisa tercapai.

ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com