SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Biaya Haji Embarkasi Batam Rp32.125.650

  • Reporter:
  • Senin, 10 April 2017 | 12:35
  • Dibaca : 1015 kali
Biaya Haji Embarkasi Batam Rp32.125.650
Ilustrasi Foto Agung Dedi Lazuardi.

BATAM KOTA – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kepri membuka pelunasan biaya haji 2017. Jadwal pembayaran pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Jemaah Haji Reguler dibagi dalam dua tahap. Pertama, setiap hari kerja dimulai 10 April-5 Mei. Sedangkan tahap kedua, setiap hari kerja dimulai 22 Mei-2 Juni.

Kepala Seksi Pendaftaran, Dokumen dan Sistem Informasi Haji Kanwil Kemenag Kepri, Alikek Said mengatakan, persyaratan untuk pelunasan yaitu membawa lembar setoran awal BPIH, buku tabungan, lembar foto ukuran 3×4 latar belakang warna dengan tampak wajah 80 persen dan dua lembar materai Rp6.000. “Bagi jemaah telah masuk porsi dalam daftar pelunasan haji berangkat tahun 1438H/2017M agar segera melunasi sesuai dengan tempat setoran pada masing-masing kabupaten/kota,” ujarnya, di Batam Centre, Minggu (9/4).

Pemerintah menetapkan BPIH Embarkasi Hang Nadim Batam pada musim haji 2017 sebesar Rp32.125.650 atau lebih murah sekitar Rp2 juta dibanding rata-rata biaya haji nasional yang mencapai Rp34.890.312. “Batam menjadi ke tiga paling murah di Indonesia setelah Aceh dan Padang,” katanya.

Biaya penyelenggaraan haji memang sesuai dengan jarak penerbangan dari embarkasi ke Tanah Suci. Semakin ke arah barat maka ongkos menunaikan ibadah suci semakin murah. Kemenag Kepri juga mencatat biaya penyelenggaraan haji Embarkasi Batam tahun 2017 naik sekitar Rp3.000 dibanding 2016 yang hanya Rp32.113.066.

Biaya penyelenggaraan haji ditetapkan melalui Keputusan Presiden tentang Penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1438H/2017M yang ditandatangani Presiden Joko Widodo, 3 April 2017. Selain haji reguler, pemerintah juga menetapkan biaya haji untuk tim pemandu haji daerah sebesar Rp47.387.400. “Ini untuk biaya haji petugas. Biasanya tahun-tahun lalu tidak dibedakan, tapi tahun ini lain. Lebih mahal dari reguler karena ada biaya akomodasi di Mekah dan Madinah,” kata Alikek.

Dia mengingatkan jemaah haji reguler untuk melunasi ongkos haji ke rekening Menteri Agama pada Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH yang ditunjuk oleh Menteri Agama dengan memperhitungkan setoran awal BPIH. “Artinya sesuai dengan BPS BPIH tempat setoran awal atau BPS BPIH pengganti dengan menunjukkan bukti pembayaran setoran awal BPIH lembar pertama,” katanya.

Kepri mendapatkan kuota haji sebanyak 1.295 orang yang terdiri dari Batam 666 orang, Tanjungpinang 206 orang, Karimun 193 orang, Natuna 72 orang, Lingga 39 orang, Bintan 71 orang, Anambas 39 orang dan petugas daerah sembilan orang. Sedangkan tahun lalu, Kemenag Kepri mendapatkan kuota sebanyak 795 orang. Di antaranya, Batam 352 orang, Tanjungpinang 163 orang, Karimun 125 orang, Natuna 38 orang, Lingga 51 orang, Bintan 33 orang, dan Anambas 26 orang serta tujuh orang petugas daerah. “Tahun ini Embarkasi Batam akan berangkatkan 27 Kloter (kelompok terbang). Ada penambahan tujuh kloter dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.

Kuota haji untuk Kepri, sambungnya, sudah ditetapkan oleh Kementerian Agama melalui Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 75 tahun 2017 dan dipastikan tidak akan berubah lagi. Kemenag Kepri kini tengah mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan penambahan kuota haji, di antaranya menyiapkan dan menambahkan petugas yang akan mengurus jamaah haji serta menghitung anggaran oprasional haji yang juga otomatis bertambah. “Jadwal sementara secara nasional, jemaah akan mulai masuk asrama pada 27 Juli 2017 dan kloter pertama berangkat pada 28 Juli 2017 melalui Bandara Hang Nadim Batam,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com