SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Biaya Politik Tinggi, APBD Terkuras

Biaya Politik Tinggi, APBD Terkuras
Anggotra DPRD Batam meninggalkan ruangan rapat paripurna usai dinyatakan ditunda. Foto Agung Dedi Lazuardi.

Banyak Permintaan Bantuan, Tunjangan Anggota DPRD Dinaikkan

BATAM – Gaji dan tunjangan anggota DPRD Batam sebesar Rp25 juta per bulan dipastikan akan bertambah seiring terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) No 18/2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Tunjangan tinggi itu, untuk menunjang biaya politik yang juga tinggi.

====
Bagi Muhammad Musofa, gaji yang ia terima tak pernah utuh. Selalu saja ada proposal atau permintaan bantuan yang harus membuat dia merogoh koceknya. Per bulan, ia biasa menyediakan Rp10-15 juta. Belum lagi setoran Rp5 juta buat partainya.

Seperti akhir pekan lalu, misalnya. Saat menghadiri acara halal bihalal di Tiban Mc Dermott, ia sempat dimintai pengadaan seragam hadrah untuk ibu-ibu pengajian, dan baju panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia, untuk Agustus mendatang.

“Itu permintaan di halal bihalal dan baru satu titik. Di tempat lain, banyak mengajukan macam-macam dan semua permintaan itu dari konstituen kami,” ujarnya kepada KORAN SINDO BATAM, Minggu (16/7).

Menurut dia, semua permintaan tersebut hal biasa bagi yang peduli dengan konstituennya. Bagi Musofa, ini bagian dari komitmen dan memperjuangkan aspirasi warga. Salah satu caranya, dengan memberikan penghasilan selama menjadi anggota Dewan.

“Dulu sebelum jadi Dewan, saya mampu membeli rumah, mobil, dan ruko. Sekarang setelah menjadi Dewan, justru saya tidak mampu membeli mobil,” katanya.

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com