SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

BIN: Kepri Lebih Siap Hadapi Covid-19

  • Reporter:
  • Jumat, 17 Juli 2020 | 10:31
  • Dibaca : 214 kali
BIN: Kepri Lebih Siap Hadapi Covid-19

BATAM – BIN (Badan Intelijen Negara) Daerah Kepri menyatakan Kepri lebih siap dibanding daerah lain dalam menghadapi pandemi Covid-19. Kepri juga diapresiasi karena masyarakatnya disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Kepri termasuk beruntung karena daerahnya lebih siap dibanding daerah lain dalam menghadapi Covid-19. Mulai dari dijadikannya Natuna sebagai tempat transit WNI dari Wuhan, sampai dengan ada nya RS Khusus Inveksi Galang. Berbagai hal yang berlangsung di Kepri tersebut secara tidak langsung ternyata juga mempersiapkan mental masyarakat,” papar Kabag Duk Ops Binda Kepri, Kolonel Laut (E) Dr. Yanuar Adi Legowo, kemarin.

Ia mengatakan, sebagian masyarakat Kepri saat ini sudah banyak yang paham akan perlunya menjaga diri dari paparan virus Covid-19. Hal itu terlihat dari semakin tingginya kesadaran masyarat dalam memakai masker saat berkegiatan di luar rumah. Begitu juga dengan kebiasaan cuci tangan, dan jaga jarak. Bahkan saat berjumpa tidak lagi berjabat tangan tetapi dengan melakukan gerakan lain tanpa bersentuhan.

Kolonel Yanuar hadir menerima kunjungan Tim Bersatu Lawan Covid-19 Kepri Batam, Kamis (16/7/2020). Tim Bersatu Lawan Covid-19 Kepri di Batam terus bergerak melaksanakan perintah Pelaksana Tugas Gubernur Kepri H Isdianto dalam berbagai kegiatan percepatan penanganan Covid-19 di Batam. Kali ini, Tim BLC melakukan koordinasi dengan BIN (Badan Intelijen Negara) Daerah Kepri untuk mendapat masukan.

Koordinasi tersebut juga menjadi ajang tukar pikiran untuk berbagai pengalaman dan kendala Tim BLC di lapangan, termasuk beberapa masukan dari BIN untuk Pemprov Kepri dan Tim Gugus Covid-19 Kepri.

Dalam pertemuan tersebut Kolonel Yanuar mengingatkan Pemerintah Daerah untuk tidak lengah dengan berlakunya kebiasaan hidup baru atau New Normal. Edukasi dan sosialisasi tentang New Normal harus terus dilakukan agar penurunan kasus suspek terus berlangsung.

“Pemda jangan sampai lengah dalam mengingatkan masyarakat dalam pelaksanaan new normal ini. Kluster-kluster yang terjadi selama ini karena ketidaksiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan,” ujar Koloner Yanuar.

Tim BLC Kepri Batam, bidang surveilans yang juga Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kepri, Muhammad Bisri membenarkan bahwa saat ini masyarakat sudah mulai paham dengan kebiasaan hidup baru, new normal. Meski begitu, Tim BLC Kepri terus melakukan sosialisasi.

“Kebanyakan masyarakat sudah sadar akan protokol kesehatan memang. Tetapi kendati demikian kami terus konsisten melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat. Supaya penyebaran Covid-19 bisa kita tekan,” tuturnya.

Selain sosialisasi dan edukasi, Tim BLC Kepri di Batam kedepan akan fokus juga pada program trauma healing, yakni pendampingan psikologi untuk orang yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Saat ini, lanjut Bisri, tim terus bergerak dengan berbagai program bagi masker, hand sanitizer, face field, rapid test dan masker medis.” Masyarakat yang butuh masker dan hand sanitizer, bisa mangajukan surat ke Posko Tim BLC di Gedung Graha Kepri lantai 7, jalan Engku Putri Batam Center,” tutupnya. dicky sigit rakasiwi

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com