SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bintan Terapkan Absensi Finger Print

  • Reporter:
  • Kamis, 10 Januari 2019 | 13:46
  • Dibaca : 51 kali
Bintan Terapkan Absensi Finger Print
ilustrasi

BINTAN – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) saat ini sedang menggodok peraturan terbaru mengenai disiplin jam kerja bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di pemerintah daerah. Dalam peraturan tersebut, pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan selama 10 hari akan dipecat.

“Sedang digodok. Kalau yang peraturan saat ini (Permendagri Nomor 59 tahun 2008 tentang Disiplin Jam Kerja bagi PNS) kan batasnya 46 hari akumulasi dalam setahun, kalau yang sedang dibahas itu rencananya dibuat menjadi 10 hari dalam satu tahun,” kata Kabid Pembinaan dan Kinerja Pegawai Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Bintan Ardiansyah, Rabu (9/1).

Menurut dia, peraturan terkait disiplin harus ditingkatkan dan diperketat. Bahkan mulai awal Januari 2019, seluruh PNS dan honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan sudah menggunakan absensi finger print. Ada 72 unit mesin finger print yang sudah digunakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, kelurahan hingga Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskesmas se Bintan. Dengan sistem tersebut, BKPPD mudah memantau disiplin pegawai maupun tenaga honorer setiap hari.

“Memang perintah dari peraturan dan arahan dari BPK sudah harus memakai finger print per 2 Januari kemarin,” katanya.

Selain itu, absensi finger print juga berhubungan langsung dengan pembayaran tunjangan kinerja serta peringatan dini bagi para pegawai supaya terhindar dari pemecatan. Sebab, bila ada pegawai yang terdeteksi 3 hari berturut-turut tidak masuk kerja, BKPPD Bintan akan menghubungi pimpinannya.

“Kalau ada terdeteksi (pegawai tak hadir), kita akan menghubungi pimpinannya supaya diberikan teguran tertulis. Ya upaya pencegahan dinilah,” ujar Ardiansyah.

Meski demikian, ada perlakuan khusus bagi pegawai yang mendadak dapat tugas dari pimpinan. Ardiansyah berkata, pegawai tersebut bisa tidak melakukan finger print asalkan melampirkan Surat perintah Tugas (SPT) dan diupload ke website BKPPD Bintan.

“Kalaulah misalnya pagi dia absensi, kemudian mendadak dapat tugas bisa sore pas jam pulangnya tidak finger, asalkan ada SPT. Tapi kalau dia pagi finger, kemudian pas jam pulang tidak finger, itu dinyatakan tidak hadir pada hari itu,” katanya. novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com