SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Blok Lapas Tanjungpinang Disulap Jadi Pondok Pesantren

  • Reporter:
  • Kamis, 15 Juni 2017 | 13:36
  • Dibaca : 414 kali
Blok Lapas Tanjungpinang Disulap Jadi Pondok Pesantren
Kakanwil Kemenkumham Kepri Bambang Widodo menyematkan tanda peserta pesantren kilat kepada dua warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang di Batu 18 Gunung Kijang, Bintan, Rabu (14/6). novel m sinaga

BINTAN – Kepala Kantor Wilayah Kepri (Kakanwil) Kemenkumham Kepri, Bambang Widodo meresmikan Pondok Pesantren Daaruth-Taubah yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang di Batu 18 Gunung Kijang, Bintan, Rabu (14/6). Tempat yang digunakan untuk pesantren kilat bagi warga binaan tersebut dibangun dari sebuah blok lapas yang dinamai blok santri.

Bambang berharap, warga binaan yang terdaftar dan ikut pesantren kilat mendapat pelajaran yang nantinya bisa diterapkan di tengah masyarakat setelah menghirup udara bebas. “Semoga warga binaan setelah keluar dan bebas menjadi insan manusia yang lebih baik,” harapnya.

Kalapas Narkotika Mishbahudin mengatakan, blok santri ini akan jadi pondok pesantren (ponpes) permanen. Sedikitnya ada 50 warga binaan terpilih jadi anggota pondok pesantren.

“Kapasitasnya 50 orang, nanti akan berganti jika ada yang bebas, begitu selanjutnya. Dan ini jadi salah satu penilaiam bagi warga binaan selama ia menjalani pembinaan di lapas,” ujarnya.

Menurut dia, ponpes adalah salah satu pendekatan pembinaan agar lebih baik. Pembinaan tidak melulu dikasih kerja cangkul atau berkebun dan lainnya, jika kolbunya kosong sia-sia.

“Kami yakin semua warga binaan bukanlah penjahat, hanya saja mereka tersesat dengan ponpes ini mereka bisa kembali ke jalan yang benar,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com