SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

BNNP Musnahkan Sabu Rp6,3 Miliar

  • Reporter:
  • Kamis, 29 November 2018 | 16:51
  • Dibaca : 240 kali
BNNP Musnahkan Sabu Rp6,3 Miliar
BNPP Kepri gelar pemusnahan barang bukti pengungkapan narkoba di Kantor BNNP Kepri, Nongsa, Rabu (28/11). Sebanyak 4.257,64 gram sabu dari enam kasus narkoba dimusnahkan dengan cara direndam ke air panas. f arrazy aditya

NONGSA – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri memusnahkan barang bukti narkona jenis sabu seberat 4.257,64 gram di Kantor BNNP Kepri, Nongsa, Rabu (28/11). Barang bukti yang dimusnahkan ini hasil pengungkapan enam kasus hasil koordinasi BNNP Kepri, Bea Cukai Batam dan Aviation Security (Avsec) Bandara Hang Nadim Batam.

Di pasar gelap narkoba, sabu ini dijual seharga Rp1,5 juta per gram. Jika dikalkulasi, 4.257,64 gram sabu ini senilai Rp6.385.500.000. Adapun narkoba yang diamankan didapat dari sejumlah lokasi, dan didominasi penangkapan Bea Cukai dan petugas Avsec di Bandara Hang Nadim. Sabu ini dimusnahkan dengan direndam ke larutan air panas.

Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan mengatakan, pengungkapan pertama terjadi pada Senin (1/10) sekira pukul 18.00 di Perairan Pulau Anak Mati. Saat itu, petugas Bea Cukai mengamankan seorang laki-laki inisial I (37), karena kedapatan membawa sabu seberat bruto 1.043 gram dan diserahkan kepada anggota BNNP Kepri.

“Barang bukti sabu yang disita dimusnahkan sebanyak 1.008.7 gram dan 34.3 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan,” ujarnya.

Kemudian pada Minggu (7/10), sekira pukul 06.00 di Bandara Internasional Hang Nadim. Petugas Avsec Bandara Internasional Hang Nadim serta petugas Bea Cukai mengamankan dua laki-laki atas nama I (22) dan K karena menyimpan sabu seberat 869 gram di selangkangan. Penangkapan terjadi saat pemeriksaan di mesin pemindai (x-ray). Adapun sabu yang dimusnahkan sebanyak 802.13 gram dan 66.87 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

Kemudian yang ketiga Kamis (11/10) sekira pukul 15.00 WIB, di Pelabuhan Internasional Batam Center, Batam. Petugas Bea Cukai mengamankan seorang laki-laki inisial I (30) karena kedapatan membawa sabu seberat 130 gram. Barang bukti yang dimusnahkan 106 gram dan 24 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

Kemudian keempat pada Jumat (19/10) sekira pukul 22.00 di pinggir jalan belakang Gapura Botania Garden. Saat itu, petugas BNNP Kepri mengamankan seorang laki-laki inisial Y (49) karena kedapatan memiliki sabu seberat 1.027 gram. Kemudian dilakukan pengembangan di salah satu hotel dan berhasil menangkap seorang laki-laki inisial M (48), warga asing dengan barang bukti sabu 149 gram.

“Sabu yang dimusnahkan 997.22 gram dan 178.78 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan,” ujarnya

Kemudian kelima pada Sabtu (8/11) sekira pukul 16.00 di Bandara Hang Nadim. Petugas Bea Cukai beserta Avsec mengamankan pria berinisial M (25) membawa sabu seberat442 gram. Barang bukti dimusnahkan 391.33 gram dan 50.67 gram untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

Terakhir yakni Minggu (18/11) sekira pukul 06.00 di Bandara Hang Nadim. Petugas Bea Cukai beserta Avsec menangkap pelaku I (17), karena kedapatan membawa sabu seberat bruto 1.001 gram.

“Barang bukti sabu yang disita dari tersangka dimusnahkan sebanyak 952.26 gram dan 48.74 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan,” kata Richrad.

Atas perbuatannya para tersangka ini dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal penjara seumur hidup atau hukuman mati. dicky sigit rakasiwi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com