SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

BP Batam Tak Mau Campuri Urusan Pemprov Kepri

BP Batam Tak Mau Campuri Urusan Pemprov Kepri
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batuampar Batam. Foto Teguh Prihatna.

BATAM – Badan Pengelolaan (BP) Batam tak mau lagi terlibat ribut-ribut dengan Pemprov Kepri soal kewenangan pengelolaan jasa labuh jangkar.

Mereka memilih berkonsentrasi pada satu titik labuh jangkar yang dipercayakan untuk dikelola yakni di kawasan Rempang.

“Kami sudah mundur dari ring ini. Kami tinggal nonton saja,” tegas Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam RC Eko Santoso Budianto ditemui di Gedung Marketing BP Batam, Batam Centre, Rabu (26/7).

Eko mengatakan, BP Batam tak mau ikut campur dalam perebutan kewenangan labuh jangkar antara Pemprov Kepri dengan Kementerian Perhubungan.

“Kami tak mau ikut cawe-cawe di urusan orang lain. Saya tak berani komen apa-apa. Masing-masing merasa punya kewenangan,” katanya.

Menurut Eko, berdasarkan peta kewenangan wilayah Free Trade Zone (FTZ), kewenangan BP Batam hanya berada di satu titik, yakni di Rempang. Sementara izin pemungutan labuh jangkar di titik lainnya dikeluarkan oleh Dirjen Perhubungan Laut.

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com