SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

BP Batam-Warga Baloi Kolam Teken Kesepakatan

BP Batam-Warga Baloi Kolam Teken Kesepakatan
Warga Baloi Kolam berunjuk rasa di Bundaran BP Batam menuntut kejelasan nasib tempat tinggal mereka, kemarin. /teguh prihatna

BATAM – Ratusan warga Baloi Kolam dan BP Batam meneken kesepakatan sebagai jalan tengah bagi polemik pemukiman yang terancam digusur tersebut.

BP Batam membuka perundingan dengan warga Baloi Kolam yang berunjuk rasa, kemarin. Unjuk rasa ini reaksi setelah muncul kabar warga Baloi Kolam telah setuju direlokasi.

Saat unjuk rasa, warga Baloi Kolam menuntut pemukiman yang layak jika direlokasi. Warga mulai mendatangi BP Batam pukul 09.00 dan perwakilan warga mulai berorasi. Aksi sempat memanas saat warga mendesak maju semakin dekat ke depan pintu pagar BP Batam yang dibatasi kawat berduri.

Beberapa di antara warga tampak nekat melewati kawat berduri. Aksi tersebut berusaha ditenangkan koordinator maupun pihak pengamanan.

Ada 10 tuntutan yang mereka sampaikan dalam manifesto warga Baloi Kolam. Di antaranya, mereka meminta BP Batam mencabut dan membatalkan pengalokasian lahan di Dam Baloi Kolam. Mereka juga meminta BP Batam mengembalikan status hutan lindung Dam Baloi Kolam kepada negara.

Menjelang siang, BP Batam melalui Deputi II BP Batam Yusmar Anggadinata dan Deputi IV BP Batam Eko Budi Soepriyanto menerima perwakilan warga yang terdiri dari para RT dan RW. Dalam kesempatan itu, Warga membantah pernyataan yang menyebutkan mereka sudah setuju direlokasi.

“Warga mana yang sudah setuju direlokasi. Kita terperanjat mendengar pernyataan Wali Kota Batam,” kata Sinaga, salah seorang perwakilan warga.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com