SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

BP Siapkan Kampung Tua Jadi Kampung Modern

  • Reporter:
  • Senin, 3 Juli 2017 | 11:15
  • Dibaca : 727 kali
BP Siapkan Kampung Tua Jadi Kampung Modern
ilustrasi

BATAM KOTA – Badan Pengusahaan (BP) Batam tengah menyusun konsep untuk merubah kampung tua menjadi kampung modern. Meki berbenturan antara kebijakan daerah dengan Undang-Undang Cagar Budaya, membuat BP Batam berencana menyempurnakan konsep tersebut.

Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Eko Budi Santoso mengatakan, pihaknya sudah melakukan diskusi dengan warga, salah satunya warga Kampung Tua Sadai mengenai hal ini. BP Batam akan menjadikan kampung tua sebagai kampung modern dengan hunian sehat dan bermartabat. “Ada beberapa perbedaan antara kampung tua dan modern. Dan sejumlah warga Kampung Tua Sadai sudah setuju dan mendukung,” kata Eko, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, ada delapan perbedaan antara kampung tua dan kampung modern. Delapan di antaranya adalah terkait status lahan jika lahan di kampung tua berstatus cagar budaya nantinya menjadi kampung modern bukan cagar budaya.

Kemudian terkait batas lahan, dimana kalau selama ini kampung tua batas lahan sangat sulit ditetapkan. Sementara untuk kampung modern nantinya menawarkan tugu dan lapang serta gerbang sebagai penanda pernah ada kampung tua dan sisanya ditata menjadi kampung modern. “Selanjutnya, kampung tua selama ini diketahui tanpa perencanaan, atau direncanakan warga sendiri. Namun untuk kampung modern nantinya akan direncanakan BP Batam,” ujarnya.

Selanjutnya keadaan rumah dan lingkungan. Di kampung tua, keadaan rumah dan lingkungannya pemutihan. Sedangkan kampung modern, diberikan penataan, lahan fasos dan fasum, serta rencana pemerintah dengan arah pembangunan vertikal.

Perbedaan lainnya adalah kampung tua bangunannya horizontal sedangkan kampung modern vertikal. Dan lokasi lahan di kampung tua cenderung dibatalkan. Sementara di kampung modern dihormati dan di luar alokasi lahan. “Kampung tua berdasar hukum SK Wali Kota, sedangkan kampung modern SK Kepala BP Batam,” ujarnya.

Dan terakhir, dijelaskan Eko, selama ini kampung tua bebas dengan Uang Wajib Tahunan (UWT). Sedangkan kampung modern membayar UWT sesuai dengan ketentuan yang sudah diatur dalam Perka BP Batam No. 19 Terkait dengan tarif UWT.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com