SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

BPOM Temukan Takjil Mengandung Pewarna Tekstil

BPOM Temukan Takjil Mengandung Pewarna Tekstil
Warga memilih takjil di bazar Ramadan. /RICKY ROBIANSYAH

KARIMUN – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepri dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Karimun menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke pedagang takjil di Kolong, Selasa (22/5/2018) sore. Hasilnya ditemukan satu jenis makanan mengandung pewarna tekstil.

Dalam sidak tersebut, petugas gabungan mengambil 30 sampel takjil di lokasi tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, satu jenis takjil dinyatakan positif mengandung bahan berbahaya yakni Rhodamin B atau pewarna sintetis yang digunakan untuk Industri Tekstil dan Kertas.

Pegawai Dinkes Kabupaten Karimun Irfandy mengatakan, pengawasan terhadap takjil selama bulan suci Ramadan 1437 H akan dilaksanakan selama tiga hari di Kecamatan Karimun, Tebing dan Meral.

“Kami sebagai pendamping dari BPOM di sini. Tadi (kemarin) kami mengambil 30 sampel makanan yang dicurigai dan satu di antaranya ditemukan mengandung bahan berbahaya,” ujarnya.

Pengecekkan takjil dilakukan secara rutin oleh BPOM Kepri untuk memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat aman. “Pengecekkan dilakukan mengingat banyaknya makanan yang beredar didapati tidak aman. Sehingga melalui kegiatan ini kami akan memastikan lagi,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com