SINDOBatam

Feature+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bright Batam Tectona Pantang Menyerah

  • Reporter:
  • Kamis, 18 Mei 2017 | 14:01
  • Dibaca : 913 kali
Bright Batam Tectona Pantang Menyerah
Srilanka vs Batam Batec. Foto Teguh Prihatna.

BATAM – Tim voli lokal tetap tampil habis-habisan meski dilibas tim-tim luar. Sejak hari pertama hanya Bright Batam Tectona yang berhasil menang, sisanya menelan kekalahan. Tapi bukan berarti mereka sudah mengangkat bendera putih.

Tim McDermott sudah menelan kekalahan kedua pada laga di Sporthall Temenggung Abdul Jamal, kemarin. Anak asuhan Sukriadi kalah dari Timnas Sea Games Malaysia dengan skor 1-3. Di laga pertama dua hari lalu, mereka kalah 0-3 dari tim kuat lain Bank BJB.

Setidaknya McDermott masih bisa berbangga meski kalah. Di laga BJB, mereka dipuji tim lawan karena punya kualitas dan main ngotot.

Kengototan yang sama ditampilkan ketika melawan Malaysia. Tim yang disiapkan untuk Sea Games 2017 dipaksa bermain empat set. Pada akhirnya Malaysia menang 3-1 (13-25, 27-25, 18-25, 13-25). Perlu dicatat, tim Mcdermott rata-rata adalah pekerja pabrik.

“Kami bangga meski kalah. Bisa meraih satu set dari Malaysia dan luar biasa rasanya,” ujar pelatih Mcdermott, Sukriadi, usai laga.

Pelatih Timnas Malaysia, Tay Yeu Siong, mengatakan lawannya sempat merepotkan yang membuat dia terpaksa merubah strategi. “Cukup kuat tim Mcdermott karena membuat pertahanan kami repot,” ujar dia.

Sepanjang laga, Malaysia memang tampil menyerang. Tapi McDermott bukan tanpa perlawanan. Irwansyah dkk tetap tampil dengan energi semampu mereka. Hasilnya tampak di set kedua saat McDermott berhasil menyamakan set, 1-1. Terlebih raihan set didapat dengan perjuangan berat sampai perpanjangan. Skor di set kedua sampai 27-25.

Situasi itulah yang tampaknya mengejutkan Malaysia. Set berikutnya tambah sengit. Kejar-kejaran poin terjadi meski pada akhirnya Malaysia menyudahi laga dengan menang di dua set sisa.

Batam Tectona Menang
Hasil berbeda di dapat tim putra lokal lain, Bright Batam Tectona. Batec setidaknya menyelamatkan muka tim asal kota ini dengan menang meyakinkan dari Sri Lanka, 3-0.

Hasil itu juga menjadi kemenangan pertama Batec setelah sehari sebelumnya kalah telak 0-3 dari sang juara bertahan Singapore VC. Tim putri Batec juga kalah 0-3 dari PBV TNI AD.

Dalam laga yang dipimpin oleh wasit pertama Syaiful Nawas kemarin terbilang mencuri perhatian penonton. Di set pertama dan kedua Bright Batec menang dengan mudah. Baru di set ketiga skuat asuhan Anura Kumara bisa main bagus.

Kapten Tim Felix Asnawai menjadi kunci kemenangan Batec. Hasil ini menjadi modal bagus skuat Julius Ferdinan mengarungi dua laga sisa. “Kami bersyukur bisa menang dari Sri Lanka. Semangat mereka luar biasa, tapi kami akhirnya menang,” ujar pelatih Bright Batec Julius Ferdinand usia laga.

Hasil tidak mengenakkan justru dialami EDF Group. EDF menelan kekalahan ketiga kemarin dari Bank BJB dengan skor 3-0. EDF harus menghadapi BJB yang sehari sebelumnya baru saja melalui laga berat dan kalah menyesakkan dari PBV TNI AD. EDF kalah 15-25, 13-15 dan 19-25.

Tapi EDF tetap melihat sisi terang dari kekalahan mereka yakni pengalaman berharga dari tim-tim yang sudah punya segudang strategi. Pelatih EDF Group Dwi Eko Pramono mencoba melihat sisi lain dari kekalahan mereka dan bangga bisa tampil dengan semangat juang tinggi. Setidaknya tahun depan EDF sudah bisa menghitung-hitug kekuatan termasuk merangkul pevoli-pevoli muda lokal yang punya bakat.

“Kami ambil pelajaran dari kekalahan ini. Setelah ini mental anak-anak disiapkan buat tahun depan,” sebut Eko.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com