SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

BUP Setor Rp1 M ke Kas Daerah

  • Reporter:
  • Rabu, 11 Juli 2018 | 14:26
  • Dibaca : 76 kali
BUP Setor Rp1 M ke Kas Daerah
Aktivitas penumpang di Pelabuhan Domestik Karimun, belum lama ini. BUP Karimun selaku pengelola pelabuhan meraih laba Rp1,531 miliar di tahun 2017. f ricky robiansyah

KARIMUN – Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Karimun menyetorkan dana Rp1 miliar ke kas daerah Kabupaten Karimun. Dana ini berasal dari deviden BUP tahun 2017 sebesar Rp1,531 miliar di luar pengelolaan pass pelabuhan domestik dan internasional.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, sektor parkir, pass pelabuhan dan biaya sandar kapal menjadi pendapatan terbesar bagi Badan Usaha Pelabuhan (BUP) selaku BUMD Karimun. Untuk sektor pengelolaan pass pelabuhan domestik dan internasional ditargetkan sekitar Rp3 miliar.

“Pendapatan terbesar adalah parkir, pass pelabuhan di Sri Tanjung Gelam, uang sandar kapal, serta aset-aset lain pendapatan BUP,” ujarnya usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Kediaman Dinas Bupati Karimun, Selasa (10/7/2018).

Dari dana sebesar Rp 1,531 miliar tersebut, sebesar Rp1 miliar diminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun untuk disetorkan ke kas daerah. Sementara sisanya Rp531 juta dijadikan modal investasi BUP untuk tahun 2018.

“Modal investasi akan digunakan sebagai perubahan pelayanan yang semakin optimal,” kata Rafiq.

Dana tersebut dipakai untuk memperbaiki sarana prasarana sektor yang dikelola oleh BUP, antara lain perbaikan ponton, tangga pelabuhan dan perbaikan atap pelabuhan yang rusak di Moro akibat bencana angin puting beliung belum lama ini.

Menyangkut penggunaan aset, saat ini pihaknya sedang membentuk tim. Di mana kerja sama pemanfaatan aset daerah dengan BUP harus segera dituntaskan. Namun sebelum diselesaikan, akan lebih dulu dibuat surat dari Bupati Karimun agar BUP bisa melakukan perbaikan dengan anggaran yang ada di BUP.

Disinggung mengenai rencana pemindahan pelabuhan bongkar muat dari Taman Bunga ke Parit Rempak, Rafiq menyebutkan masih terkendala di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Selain itu masih ada perbaikan-perbaikan yang harus dilakukan untuk memenuhi standarisasi. “Ini yang sedang kami kejar dan bukan gampang. Tapi kami inginkan segera bisa dipindahkan,” ujarnya. ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com