SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bupati Apri dan Istri Berangkat ke Tanah Suci

  • Reporter:
  • Selasa, 7 Agustus 2018 | 11:52
  • Dibaca : 131 kali
Bupati Apri dan Istri Berangkat ke Tanah Suci
Bupati Bintan Apri Sujadi dan istri Deby Maryanti menyalami JCH Bintan yang berangkat bersama naik haji, Senin (6/8). f humas pemkab bintan

BINTAN – Bupati Bintan Apri Sujadi dan istri Deby Maryanti berangkat ke Tanah Suci menunaikan ibadah haji. Keduanya bertolak bersama rombongan jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Bintan masuk ke Asrama Haji Embarkasi Batam, Senin (6/8) dan berangkat ke Tanah Suci, Selasa (7/8/2018).

Sebelum berangkat haji, Apri menggelar doa bersama di kediamannya. Hadir sejumlah pimpinan Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) Bintan dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bintan.

“Alhamdulillah suatu hal tak terhingga bisa diberikan kesempatan ke Tanah Suci tahun ini. Sama-sama kita berdoa agar masyarakat Bintan senantiasa diberikan keberkahan serta seluruh jamaah haji mendapatkan kesehatan dan pulang dengan sehat walafiat,” ujarnya.

Tahun ini ada sebanyak 66 JCH Kabupaten Bintan yang berangkat haji. Pelepasan JCH dilakukan melalui dua pintu pelabuhan, yaitu Pelabuhan Tanjunguban yang dilepas oleh Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam sebanyak 29 jamaah dan Pelabuhan Sri Bayintan, Kijang oleh Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara sebanyak 37 jama’ah.

Sebelumnya, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam mengingatkan kepada seluruh jemaah caon haji (JCH) Kabupaten Bintan agar dapat mempersiapkan bekal terbaik untuk melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

Menurut dia, ada tiga hal penting yang harus dipersiapkan JCH sebelum melaksanakan ibadah haji di antaranya mental spiritual, ilmu atau pengetahuan haji serta mempersiapkan jasmani agar bisa beradaptasi dengan kondisi iklim Arab Saudi yang sangat berbeda dengan iklim Indonesia.

“Karena kondisi iklim kita berbeda dengan iklim di Tanah Suci,” ujarnya saat membuka kegiatan pembekalan dan pelepasan JCH Kabupaten Bintan di Aula Kantor Bupati Bintan, Selasa (24/07).

Dalmasri juga meminta kepada seluruh JCH untuk saling mengingatkan antara sesama jika ada sesuatu hal yang dilakukan di luar pelaksanaan ibadah haji. Ia mencontohkan, bila nanti ada di antara rombongan sedang malas atau lelah untuk melaksanakan ibadah, sebagai sesama rombongan harus wajib mengingatkan, karena jika sudah di Tanah Suci melakukan hal-hal selain beribadah sangat merugikan bagi JCH. “Maka dari itu saling mengingatkan itu penting agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan baik dan menjadi haji yang mabrur,” katanya. novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com