SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bupati Kukar Didakwa Terima Rp475 M

  • Reporter:
  • Kamis, 22 Februari 2018 | 21:20
  • Dibaca : 355 kali
Bupati Kukar Didakwa Terima Rp475 M

JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Bupati nonaktif Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Rita Widyasari, menerima gratifikasi dan suap senilai total Rp475,465 miliar.

Penerimaan-penerimaan itu tertuang dalam surat dakwaan nomor: 24/TUT.01.04/24/02/ 2018 atas nama Rita Widyasari dan Khairudin. Khairudin me – ru pakan mantan anggota DPRD Kabupaten Kukar yang ju ga Komisaris PT Media Ba – ngun Bersama serta anggota Tim 11 (Tim Pemenangan Rita pa da Pilkada 2010) dan staf khu sus Bupati Kukar. Surat dakwaan dibacakan secara bergantian oleh JPU yang diketuai Fitroh Roh cah – yanto dan Ahmad Burhanudin dengan anggota di antaranya Andhi Kurniawan, Herry BS Rat na Putra, dan Dame Maria Silaban, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ja – karta kemarin.

Surat dakwaan di susun dalam bentuk kumu – latif subsidaritas dalam dua de – lik, penerimaan gratifikasi dan penerimaan suap. JPU Fitroh menyatakan, Rita selaku bupati Kukar pe riode 2010-2015 dan 2016-2021 ber – sama Khairudin telah mela ku – kan beberapa tindak pidana penerimaan gratifikasi dalam kurunJuni2010hinggaAgustus 2017. Peneri maan gratifikasi itu terkait ratusan perizinan dan proyek-proyek di sejumlah Sa tu – an Kerja Pe rang kat Daerah (SKPD) atau dinas-dinas di ling – kungan Pemkab Kukar. “Menerima gratifikasi, yaitu menerima uang sebesar Rp469.465.440.000, dari para pemohon perizinan dan re kanan pelaksana proyek pada di – nas-dinas Pemkab Kukar ser ta Lauw Juanda Lesmana (owner Kayan Patria Pratama Group),” tegas JPU Fitroh saat mem – bacakan surat dakwaan.

Penerimaan itu juga ada pe – ran dari Tim 11 yang terdiri atas Khairudin, Andi Sabrin, Ju nai – di, Zarkowi, Abrianto, Dedy Su – darya, Rusdiansyah, Akhmad Rizani, Abdul Rasyid, Er winsyah, dan Fajri Tridalaksana. Khai rudin menyampaikan pesan dari Rita kepada para kepala dinas agar meminta uang dari para pemohon izin dan rekanan pelaksana proyek pada dinasdinas di Pemkab Kukar. Uanguang itu tersebut akan diambil Andi, Junaidi, Ibrahim, dan Suroto setelah dikumpulkan para pejabat dinas. Penerimaan gratifikasi tersebut terbagi dalam 13 bagian. Pertama Rp2,53 miliar berasal dari 136 perusahaan pemohon SKKL dan Izin Lingkungan pada Badan Lingkungan Hidup Dae rah (BLHD) Pemkab Kukar.

Kedua, Rp220 juta dari 27 pe mo – hon amdal pada BLHD Pemkab Kukar. Ketiga, Rp49.548.440.000 dari Dirut PT Citra Gading Asri – tama Ichsan Suadi (terpidana pemberi suap ke mantan pe ja – bat MA Andri Tristianto Su tris – na) terkait tujuh proyek ter ma – suk RSUD Parikesit, proyek Ja – lan Tabang Tahap II, pem ba – ngunan SMAN Unggulan 3 Teng garong, proyek Se me ni – sasi Kota Bangun-Liang Ilir, dan proyek irigasi Jonggon. Keempat, Rp286,284 miliar dari para rekanan pelaksana proyek kurang lebih 867 proyek pada Dinas Pekerjaan Umum.

Kelima, Rp7,061 miliar terkait 52 proyek dan dari 33 per usahaan pelaksana proyek pada Dinas Perkebunan dan Ke hu tanan. Keenam, Rp25,457 miliar ter kait 238 proyek dari para rekanan pelaksana proyek pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Ketujuh , Rp3,294 miliar ter kait lima pembangunan pro – yek pada RSUD Dayaku Raja, Kota Bangun, Kabupaten Ku – kar. Kedelapan, Rp967 juta dari para rekanan proyek pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Kesembilan, Rp343 juta dari para rekanan pada Dinas Ko mu – ni kasi dan Informatika. Ke se pu – luh, Rp303 juta dari para re kanan pada Dinas Per industrian dan Per dagangan. Ke se be las, Rp7,165 miliar dari para re ka nan pada Dinas Kesehatan. Keduabelas, Rp67,393 miliar dari rekanan pa – da Dinas Pendidikan.

“Selain penerimaan itu, ter – dakwa II (Khairudin) menerima uang atas penjualan per usa ha – an PT Gerak Kesatuan Bersama yang diberi izin pertambangan seluas 2.000 hektare oleh ter – dakwa I (Rita), seluruhnya se be – sar Rp18,9 miliar dari Lauw Juan da Lesmana, padahal mo – dal perusahaan tersebut hanya Rp250 juta,” tegas JPU Andhi Kurniawan. Atas perbuatan penerimaan gratifikasi itu, Rita dan Khai ru – din dijerat Pasal 12 B UU Pem – berantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-(1) KUHPidana jo Pasal 65 ayat (1) KUHPidana. JPU Dame Maria Silaban mem beberkan, untuk pene rima an suap Rp6 miliar dila kukan Rita Widyasari sendiri secara berlanjut. Suap diterima Rita dari tersangka Dirut PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun alias Abun, yang me r upakan teman baik almarhum Syaukani HMI, ayah dari Rita.

“Terdakwa (Rita) me nge ta – hui atau patut menduga bahwa uang Rp6 miliar itu sebagai im – balan terkait pemberian izin lo – kasi perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Mua ra Kaman, Kabupaten Ku – kar kepada PT Sawit Golden Pri – ma seluas 16.000 hektare,” te – gas JPU Maria. Perbuatan penerimaan suap Rita dijerat Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Ti – pikor jo Pasal 64 ayat (1) ke-(1) KUHPidana. Namun atas dak – waan itu, Rita dan Khairudin bersama tim penasihat hukum mereka memastikan tidak akan mengajukan nota keberatan (eksepsi).

Sebelum persidangan pem – bacaan surat dakwaan dimulai, Rita mengatakan, surat dak wa – an sudah dia baca lebih dulu. Ba – gi Rita, semua tuduhan dalam dakwaan bisa diper tang gung ja – wabkannya. “Saya enggak per – nah melakukan apa yang di tu – duh kan. Makanya saya tetap ce – ria,” ujar Rita. Selepas persidangan Rita menuturkan, dia bersama tim penasihat hukum punya alasan tidak mengajukan nota ke be – rat an. Selama empat kali di pe – rik sa sebagai tersangka di KPK, Rita mengaku, penyidik tidak per nah menunjukkan buktibukti. Bahkan penyidik tidak pernah melakukan perekaman contoh suara Rita.

“Saya enggak ajukan eksepsi karena saya mau melihat buktibukti yang dipunyai JPU,” ujar Rita. Sekalilagi, Ritamengakutidak pernah menerima gra ti fi kasi mau pun suap. Kalaupun dirinya didakwa menerima gra tifikasi hingga Rp469.465.440.000, dia me min ta menanyakan dan mengonfirmasikannya kepada Tim 11seperti Junaidi dan Khairudin, apakah mereka pernah me nyodorkan uang ke Rita. “Saya selama ini bisa hidup agak lumayan karena saya pu – nya tiga tambang. Akan saya sam paikan nanti di sini semuanya,” ucapnya.

Sabir laluhu

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com