SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bupati Lingga Sampaikan RANPERDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2019

  • Reporter:
  • Sabtu, 27 Juni 2020 | 17:58
  • Dibaca : 80 kali
Bupati Lingga Sampaikan RANPERDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2019

LINGGA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga menggelar rapat paripurna tentang pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Lingga tahun anggaran 2019, di Ruang Rapat DPRD lingga.

Bupati Lingga Alias Wello, mengatakan laporan realisasi anggaran dengan jumlah pendapatan sebesar Rp. 904.253.114.604,28 miliar. Sedangkan belanja tahun anggaran 2019 sebesar Rp. 976.058.628.445,98 miliar.

“Defisit sebesar Rp. 71.805.513.844.70 Miliar, penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 137.320.700.338,70, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp. 6.850.000.000,00 miliar,” kata Alias Wello dihadapan ketua DPRD Lingga dan anggota, Sabtu (27/06/20).

Selain itu, pembiayaan NETTO sebesar Rp. 130.470.700.33870 Miliar, sehingga jelas Awe sapaan akrabnya, sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) Tahun 2019 sebesar Rp. 58.665.186.494,00 miliar.

Sehingga uraian dari laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD)Tahun 2019 sebagai berikut. Anggaran pendapatan setelah perubahan sebesar Rp.919.957.466.245,00 miliar.

“Realisasi sebesar Rp.904.253.114.601.28 miliar atau 98,28% dari anggaran, anggaran belanja setelah perubahan sebesar Rp. 1.050.301.013.207,07 Triliun, realisasi belanja sebesar Rp.976.058.628.445,98 miliar atau sebesar 92,93% dari anggaran.

Laporan ini, ia bacakan disaat sidang paripurna tengah berlangsung, yang di dengarkan oleh Ketua, Wakil Ketua dan anggota DPRD Lingga, dalam menyampaiannya Awe menyebutkan dari penggunaan SALDO anggaran lebih sebesar Rp.137.254.185.652,70 miliar.

Dari itu, sisa lebih pembiayaan anggaran tahun 2019 sebesar, Rp.58.665.186.494,00 miliar, sehingga SALDO anggaran lebih akhir tahun 2019 sebesar Rp.58.665.186.494,00.

“NERACA per 31 Desember 2019 ia lah, Jumlah aset sebesar Rp.1.813.559.498,95 triliuan, jumlah kewajiban sebesar Rp.5.939.068.744,28 Miliar, jumlah EKUITAS DANA sebesar Rp.1.807.630.429.386.67 triliun,” tambahnya.

Sementara itu untuk laporan operasional tahun anggaran 2019 yaitu, pendapatan – Lo sebesar Rp.999.482.605.663,64 miliar. Beban – Lo sebesar Rp.907.660.206.960,82 miliar. Surflus -Lo sebesar Rp.91.822.398.702,82 miliar.

Sedangkan terkait laporan arus kas tahun anggaran 2019 dengan saldo kas awal per 1 Januari 2019 sebesar
Rp.137.475.917.319,78 miliar. Arus kas dari aktivitas investasi aset non keuangan sebesar Rp.182.675.526.087.49 miliar. Arus kas dari aktivitas non anggaran sebesar Rp. 215.479.197,00 miliar dan saldo kas akhir tahun anggaran 2019 sebesar Rp.59.344.853.131,65 miliar.

Dia menambahkan, untuk laporan perubahan EKUITAS tahun anggaran 2019 yaitu EKUITAS awalnya sebesar Rp.1.733.342.772.825,96 triliun. SUFLUS – Lo sebesar Rp.72.604.800.109,49 miliar.

Dampak KUMULATIF perubahan kebijakan terdiri dari selisih revaluasi aset tetap sebesar Rp.4.258.472.300,00 miliar, dan koreksi ekuitas lainnya sebesar Rp.2.575.615.848,78 miliar, sehingga EKUITAS akhir sebesar Rp.1.807.630.429.386,67 triliun.

Dengan catatan atas laporan keuangan, sehingha memuat informasih baik secara KUANTITATIF atas pos-pos laporan keuangan.

“Demikian disampaikan, diharapkan mampu meminimalisir persoalan hukum yang timbul di dalam pelaksanaan Otonomi Daerah di Kabupaten Lingga. Dan berharap kepada yang terhormat DPRD Kabupaten Lingga, agar dapat membahas RANPERDA sebagaimana tersebut bersama Eksekutif dan nantinya dapat disetujui menjadi suatu peraturan daerah, sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Lingga,” ujarnya.( jamariken tambunan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com