SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bursa Inovasi Desa di Pulau Terdepan Kepri

  • Reporter:
  • Jumat, 12 Juli 2019 | 14:03
  • Dibaca : 91 kali
Bursa Inovasi Desa di Pulau Terdepan Kepri
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Natuna menggelar Bursa Inovasi Desa (BID) di Kecamatan Serasan Timur, Kamis (11/7). f IST

NATUNA – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Natuna kembali menyelenggarakan kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) Tahun 2019 di Kecamatan Serasan Timur, Kamis (11/7). Kegiatan yang bertujuan sebagai tempat atau forum penyebaran dan pertukaran kegiatan-kegiatan inovatif masyarakat yang berkembang di desa-desa. Bukan pameran barang, tapi ide-ide kreatif dalam pembangunan desa.

Kegiatan tersebut di buka oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Serasan Ahmadi dan dihadiri oleh Kabid Bina Pemdes Muhammad Fadhly Azzuhry mewakili Kepala Dinas PMD Kabupaten Natuna, Tenaga Ahli P3MD Natuna, unsur Pemerintah Kecamatan Serasan dan Serasan Timur, Kepala Desa, Ketua BPD dan Tokoh Masyarakat serta Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa se Kecamatan Serasan dan Serasan Timur.

Adapun kegiatan ini dilaksanakan sepenuhnya oleh masyarakat desa yang tergabung di Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Serasan dan Serasan Timur di bantu oleh Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Natuna, Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Natuna serta Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa se Kecamatan Serasan dan Serasan Timur.

Kabid Bina Pemdesa M. Fadhly berharap kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) ini menjadi momentum penting bagi desa untuk dapat mewujudkan replikasi kegiatan melalui komitmen dan ide yang telah dibuat oleh desa, baik dalam perencanaan dan penganggaran desa yang inovatif yang nantinya menjadi pusat pembelajaran inovasi di daerah lainnya.

Kasi Pemerintahan Kecamatan Serasan Ahmadi juga menyampaikan tentang pentingnya memiliki perhatian dalam melihat potensi desa. Dari potensi desa tersebut lanjutnya, perlu dilakukan langkah kreatif dan inovatif sehingga memiliki nilai ekonomi produktif bagi masyarakat. “Dana Desa hendaknya mampu kita manfaatkan untuk menjadi daya tarik peningkatan ekonomi masyarakat. Semua stakehokder, termasuk pemuda hendaknya kembali ke desa, membangun desa sehingga desa memiliki daya tarik tersendiri,” katanya.

Tenaga Ahli Madya Program Inovasi Desa Provinsi Kepri Muhamad Irfan mengatakan, BID di Kabupaten Natuna ada 2 cluster, untuk yang pertama dilaksanakan di Kecamatan Searasan Timur ini adalah cluster II yaitu Kecamatan Serasan 4 Desa dan Serasan Timur 6 Desa.

Kegiatan ini dinilai memiliki makna strategis. Di samping membidik tiga isu besar, yakni infrastruktur, kewirausahaan dan Sumber Daya Manusia (SDM), juga diharapkan menjadi energi baru dalam mendorong daya kreasi dan inovasi bagi para pemangku kepentingan desa yang didukung oleh BPD dan unsur lainnya, sehingga Dana Desa dapat dimanfaatkan secara inovatif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. “Ini merupakan pelaksanaan Bursa Inovasi Desa (BID) pertama di Provinsi Kepri untuk tahun 2019, dan lebih menarik lagi dilaksanakan di pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Barat dan Malaysia. Selanjutnya Bursa Inovasi Desa (BID) ini akan dilaksanakan di seluruh kecamatan yang ada di Provinsi Kepri, sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan yaitu di bulan Juli 2019,” katanya.

Koordinator Program Provinsi Kepri M. Burhanudin juga menyampaikan implementasi Undang-Undang Desa dengan Dana Desa oleh pemerintah pusat dialokasikan yang sangat besar dan terus meningkat dari tahun 2015 sampai tahun 2019. Untuk Provinsi Kepulauan Riau total mencapai Rp967,8 miliar. Besarnya alokasi dana ini diperlukan pemanfaatan dana desa yang lebih berkualitas, efektif dan efesien sehingga desa akan memiliki produktivitas yang tinggi sehingga pembangunan yang dilaksanakan memiliki akselerasi dalam pencapaian kesejahteraan masyarakat di desa.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut mensukseskan pelaksanaan Bursa Inovasi Desa (BID) Cluster II Kecamatan Serasan dan Serasan Timur terutama Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID). Tetap semangat membangun desa menuju desa maju mandiri dan sejahtera,” ujarnya.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com