SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Cakang, Pantai Sejuk di Ujung Galang

  • Reporter:
  • Sabtu, 8 April 2017 | 17:07
  • Dibaca : 386 kali
Cakang, Pantai Sejuk di Ujung Galang
Foto Eliza Gusmeri

Jembatan Barelang telah menjadi destinasi wajib wisatawan yang berkunjung ke Batam. Masih banyak objek wisata menarik lain di kawasan sekitarnya. Pantai-pantai indah tersebar dari jembatan satu hingga ke ujung Pulau Galang.

Nama Barelang diambil dari gabungan nama tiga pulau: ba (Batam), re (Rempang), dan lang (Galang). Ketiga pulau ini dihubungkan dengan enam jembatan yang masing-masing memiliki nama. Di sepanjang deretan tiga pulau tersebut terdapat pantai-pantai yang memikat dan sering dikunjungi wisatawan.

Pantai-pantai terdekat Barelang, seperti Pantai Zore, Pantai Kalat, Pantai Melayu, Pantai Melur, banyak lagi. Setiap akhir pekan pantai-pantai ini ramai pengunjung. Tapi, kalau ingin memantai dengan suasana tenang dan jauh dari keramaian, cobalah ke ujung pulau Galang. Di sana ada satu pantai yang dikenal dengan nama Pantai Cakang.

Pantai Cakang masuk dalam Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Batam. Berlokasi di ujung setelah bundaran Jalan Galang Baru. Pantai Cakang dikelola masyarakat setempat. Di sana, ada penjaga pantai di pondok kayu. Tiket masuk hanya Rp5.000.

Dari luar, pantai ini memang tampak biasa dan belum bisa menggambarkan sepenuhnya pemandangan sesungguhnya. Karena tertutup semak-semak. Namun, cobalah telusuri jauh ke dalam. Pantai Cakang tampak asri, dikelilingi pepohonan dan taman. Suasananya sungguh sepi. Apalagi bila berkunjung di hari biasa. Pantai ini pas untuk pengunjung yang menginginkan suasana pantai yang tenang.

Sebelum sampai ke bibir pantai akan melewati jembatan beton dan tangga menuju lokasi. Begitu menuruni tangga pemandangan laut di sebelah kanan dan kiri menampakkan diri dengan lanskap yang berbeda. Pemandangan laut depan tangga tidak begitu lepas karena terhalang pepohonan dan beberapa pelantar yang dibangun menjorok ke laut. Tapi, sepertinya masih ada lokasi pantai lain yang belum tampak.

Di pantai ini banyak taman bunga dan pepohonan rindang. Wajar udara sejuknya terasa. Sangat teduh untuk duduk-duduk di sana. Fasilitas yang disediakan seperti tempat duduk dan ayunan. Berayun sembari menikmati angin pantai yang sepoi-sepoi sangat menyenangkan. Tampak pula pondok-pondok kecil di depan pantai, bisa dimanfaatkan untuk bersantai.

Spot lain ada di sebelah kanan tangga, beberapa pelantar kayu berserta tempat duduk menghadap laut. Pelantar itu sengaja dibangun di bawah pohon agar pengunjung mendapatkan kesejukan. Beberapa pengunjung yang datang sepertinya suka spot di sekitar situ. Mereka senang berswafoto dengan pemandangan laut sebagai latarnya. Tambahannya, semarak pohon bakau mempercantik foto.

Pantai Cakang tidak lebar tetapi memanjang. Makin ke ujung, makin menyempit. Dengan berjalan ke kiri pantai barulah menemukan pantai berpasir. Lokasinya tidak luas tapi suasananya cukup asyik dijadikan spot berfoto. Apalagi masih dengan ciri khas tempat duduk yang diteduhi pepohonan besar.

Berjalan ke Ujung
Telurusilah jalan setapak hingga ke ujung pulau. Dengan lingkungan yang dikreasikan bertaman-taman, suasananya menyejukkan. Meski jalan setapak kondisinya naik turun dan berliku-liku, tak membuat lelah karena pamandangan laut menghibur mata. Pondok-pondok dibangun hingga ke ujung pantai.

Semakin mendekati sudut pantai, pantai berpasir tidak terlihat lagi. Berganti dengan hamparan gundukan batu merah bata. Suara air laut sedikit mengusik karena cukup berombak. Bersuara menghentak di antara bebatuan. Gundukan bebatuan melengkapi pemandangan ujung Pantai Cakang.

Sampai di ujung pantai , masih tersisa pemandangan yang menghibur. Pulau-pulau kecil di seberang, kapal-kapal nelayan lalu lalang, dan kapal-kapal besar bertengger di tengah laut.

Di antara pengunjung yang sampai ke ujung pantai memilih duduk sejenak menghadap pantai. Menikmati rapsodi alam tanpa tergesa-gesa untuk beranjak. Sempatkan mengabadikan pemandangan yang sederhana. Hal lain yang bisa dilakukan adalah bermain air. Bila ingin berenang, sebaiknya berhati-hati karena tak ada pengawas pantai yang sampai ke ujung pantai ini.

Foto Eliza Gusmeri

Sunset ala Pantai Cakang
Masyarakat Batam mulai familiar dengan Pantai Cakang semenjak banyak yang mem-posting tempat ini ke media sosial. Mungkin karena berlokasi cukup jauh pantai ini menjadi terlewatkan. Selain sejuk dengan taman dan pepohonan, pantai ini juga menawarkan momen lain.

Bila sedikit sabar sambil menunggu senja, di sebelah kanan pantai atau dekat dengan tangga masuk, biasanya muncul pemandangan sunset. Memang tidak begitu sempurna karena penampakannya sedikit ke sudut. Terkadang tertutup pulau di seberang Cakang dan rimbunan pohon bakau. Bila cuaca cerah, pemandangan sunset seakan mewarnai laut dan lingkungan sekitar. Warnanya seperti cahaya petromak.

Senyap-senyap sunset akan menyelinap di rimbunan pohon bakau di sudut kanan pantai. Pencahayaan itu memberi bayangan backlight pada pepohonan. Lanskap yang tepat untuk segera diabadikan, bukan? Segera memotret backlight diri sendiri bersama sunset dirasa tepat, bersama kawanan pemandangan laut lain yang siap mempercantik foto.

Pelantar yang dibangun menghadap laut bisa dimanfaatkan untuk mengambil momen favorit sesuai angle yang ditangkap. Sekedar duduk menikmati fenomena alam itu pun tidak menjemukan. Di sekitar pelantar atau sedikit ke kanan tersedia pantai berpasir, tempat lain untuk menebar diri sembari menikmati detik-detik mentari terbenam.

Foto Eliza Gusmeri

Menuju ke Sana
Pantai Cakang mungkin banyak terlewatkan karena berlokasi di ujung Pulau Galang. Dari pusat kota butuh waktu 1,5 jam untuk sampai ke lokasi. Sebaiknya gunakan kendaraan pribadi karena transportasi umum belum tersedia. Dari Jembatan I Barelang, rute menuju Pantai Cakang cukup mengikuti jalan menuju Pulau Galang.

Bila sudah mentok di bundaran Galang Baru, terus jalan lurus menelusuri jalan tanah hingga bertemu portal atau pos penjaga. Pada hari biasa, pos penjagaan itu ditutup, tapi kadang di buka. Namun saat ini, Pantai Cakang mulai sering dibuka untuk pengunjung karena terbilang ramai dikunjungi.

Sebagai persiapan, sangat dianjurkan membawa bekal makanan sendiri seperti air minum. Dengan lokasi yang cukup jauh, tentu akan sulit menemukan warung di sekitar pantai. Sebagai alternatif, bila tak sempat membawa makanan, tak jauh dari bundaran Galang Baru tersedia rumah makan dengan menu seafood. Tambahan perlengkapan lain yang perlu dibawa adalah lotion anti-nyamuk.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com