SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Cegah Percaloan Pengurusan Paspor, Imigrasi Karimun Tambah Fitur Webcam

  • Reporter:
  • Selasa, 17 Juli 2018 | 11:16
  • Dibaca : 578 kali
Cegah Percaloan Pengurusan Paspor, Imigrasi Karimun Tambah Fitur Webcam
Pegawai Imigrasi Karimun memeriksa data calon pemohon yang akan melakukan perekaman data di Kantor Imigrasi Karimun, beberapa waktu lalu. f ricky robiansyah

KARIMUN – Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun mengembangkan aplikasi Anjungan Paspor Mandiri (APM) dengan menambahkan fitur webcam pada setiap mesin yang ada gerai APM di Karimun dan Kundur. Penambahan fitur ini untuk mencegah terjadinya percaloan pengurusan paspor melalui pihak ketiga.

Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas II Tanjungbalai Karimun, Mas Arie Yuliansyah Dwi Putra mengatakan, APM merupakan sistem yang dirancang untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, khususnya Kabupaten Karimun dalam meningkatkan pelayanan pemohonan paspor.

Penambahan fitur pada mesin APM memiliki beberapa manfaat, antara lain dapat mengatasi calo atau memastikan pengguna APM adalah benar pemohon paspor itu sendiri.
“Kami terus memberikan inovasi- inovasi dalam mengembangkan APM ini. Penambahan fitur webcam mencegah terjadinya pencaloan dalam pembuatan paspor,” ujarnya di Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Senin (16/7).

Dalam teknis penggunaannya, webcam pada mesin APM akan mengambil foto pengguna saat melakukan pendaftaran paspor. Foto yang telah terekam selanjutnya akan digunakan untuk memastikan bahwa benar pengguna merupakan pemohon paspor.

“Bagi pemohon yang tidak mendaftarkan paspor sendiri, petugas akan mewawancarai lebih lanjut pemohon. Apabila ditemukan indikasi adanya percaloan, maka selanjutnya permohonan akan ditolak,” kata Arie.

Menurut dia, petugas Imigrasi Karimun beberapa waktu lalu ada menemukan beberapa pemohon yang menggunakan jasa calo dalam pembuatan paspor. Hal tersebut langsung dicegah dengan menolak permohonan paspor yang telah diajukan. “Harapan kami dengan adanya penambahan fitur ini akan dapat terus mencegah praktik pencaloan,” ujarnya.

Pemasangan fitur webcam akan dilakukan secara bertahap di seluruh mesin APM yang ada di wilayah Kabupaten Karimun.

“Kami ada enam mesin. Empat di Kanim Kelas II Tanjungbalai Karimun, dan satu di moro dan satu di Tanjungbatu Kundur. Saat ini baru empat yang dipasang. Pekan depan dipasang lagi untuk di luar pulau,” katanya.

Penggunaan mesin APM dalam pembuatan paspor di Kabupaten Karimun telah terealisasi sebanyak 60 persen. Dari 14.000 pemohon pembuatan paspor, 9.000 di antaranya diakses melalui mesin APM. ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com