SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

CPNS Anambas Menanti Nomor Pegawai

  • Reporter:
  • Senin, 28 Januari 2019 | 13:09
  • Dibaca : 229 kali
CPNS Anambas Menanti Nomor Pegawai
ilustrasi. DOK SINDO BATAM

ANAMBAS – Sebanyak 244 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah lolos seleksi pada penerimaan tahun 2018 masih menunggu Nomor Induk Pegawai (NIP) untuk masuk berkerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Anambas Sahtiar mengatakan, sampai saat ini CPNS yang diterima belum dapat berkerja sampai NIP dikeluarkan dari pemerintah pusat.

“Mereka sampai saat ini belum bisa masuk berkerja sambil dengan adanya keputusan dari pusat. Nomor induk pegawai keluar baru mereka bekerja seperti yang lainya,” kata Sahtiar, Minggu (27/1).

Ia mengatakan, telah mengajukan nomor pegawai kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Berdasarkan informasi yang diterima, nomor pegawai akan dikeluarkan serentak seluruh Indonesia. Namun, Sahtiar mengaku tidak tahu kapan nomor tersebut keluar.

Kabupaten Anambas, kata dia, mendapatkan kuota CPNS sebanyak 244 orang dari kuota 296 orang yang ditetapkan oleh pemeirntah pusat. Ada sekitar 52 formasi yang tidak terisi alias kosong. “Langkah pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan yang belum terisi itu dengan mengusulkan kembali. Jika ada penerimaan kemungkinan akan dipenuhi,” ujarnya.

Sahtiar menjelaskan, pihaknya telah mengusulkan agar menggunakan sistem ranking untuk mengisi formasi yang kosong. Namun jika formasi yang bersangkutan tidak ada peminat atau sepi, maka sistem tersebut tidak bisa dilakukan. “Yang jelas, tidak ada peminatnya itu pasti kosong dan menunggu penerimaan nanti apabila ada pembukaan penerimaan CPNS lagi,” katanya.

Ia menambahkan, CPNS yang sudah mendapatkan NIP nantinya akan langsung mulai bekerja dan menerima gaji dan tunjangan sekitar 80 persen. Setelah setahun dan dianggap layak, mereka akan mengikuti Diklat Prajabatan dan setelah itu baru menerima gaji penuh. “Nanti SK yang diterima adalah SK CPNS, maka dari itu baik gaji maupun kesejahteraan yang diterima sebesar 80 persen saja,” katanya. jhon munthe

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com