SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Curi Ponsel, Wanita Hamil Ditangkap Polisi

  • Reporter:
  • Sabtu, 20 Oktober 2018 | 11:42
  • Dibaca : 125 kali
Curi Ponsel, Wanita Hamil Ditangkap Polisi
Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Hendriyal (kanan) saat meminta keterangan HHV di Mapolsek Tanjungpinang Timur, kemarin. F Muhammad Bunga Ashab

PINANG – Seorang anak baru gede (ABG) berinisial HHV (17), sedang hamil tua namun nekat mencuri telepon seluler (ponsel) Xiomi Redmi 4 di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Tanjungpinang Timur. Diduga HHV yang sedang hamil tujuh bulan ini terdesak uang sehingga nekat mencuri. Akibatnya dia harus berurusan dengan polisi.

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Hendriyal membenarkan seorang wanita hamil diamankan warga setelah mencuri ponsel milik pedagang. Dia menceritakan, kejadiannya pada Rabu (17/10) lalu sekira pukul 17.00. Waktu itu HHV pergi belanja ke warung pedagang. Setibanya di warung itu, HHV melihat ponsel korban tergeletak begitu saja. Tak pikir panjang dia langsung mengambil dan membawanya pulang ke rumahnya di Pinang Kenangan Jaya 6 Tanjungpinang.

“Karena ada kesempatan itu pelaku langsung ambil handphone (HP) dan bawa milik pedagang warung (korban),” kata Hendriyal saat ditemui di Mapolsek Tanjungpinang Timur, Jumat (19/10).

Setelah sampai di rumah, HHV langsung memindahkan kartu sim milik korban ke ponsel temannya. Sementara korban terus berupaya menghubungi nomor ponselnya. Saat dihubungi korban, Andre teman pelaku mengangkat teleponnya.

Di dalam telepon itu korban akan memberikan imbalan apabila pelaku mau mengembalikan ponsel tersebut. HHV pun mau menyerahkan ponsel itu, pelaku dan korban mengadakan pertemuan di Swalayan Al-Baik Kilometer 8. Sampai di sana, pelaku langsung diamankan warga dan diserahkan ke Mapolsek Tanjungpinang Timur.

“Perbuatan pelaku terungkap setelah korban memancingnya untuk mengembalikan HP itu dengan diimingi imbalan,” kata dia.

Hendriyal menyampaikan, saat ini HHV sudah berada di kantor polisi untuk menyelesaikan masalahnya. Dalam kasus ini korban tidak membuat laporan polisi karena kasihan kepada pelaku.

“Laporan resminya tak ada, cuma diselesaikan secara kekeluargaan,” kata dia.

Untuk proses selanjutnya, HHV akan diserahkan kepada Dinas Sosial Tanjungpinang agar mendapat pembinaan. Parahnya lagi, HHV mengakui hamil atas hubungan intimnya dengan kekasih yang tak mau bertanggung jawab. Di kantor polisi, HHV mengaku mengambil ponsel itu lantaran ada kesempatan.

Hendriyal mengimbau kepada masyarakat agar menjaga barang-barang berharganya, tak memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk melakukan kejahatan.

muhammad bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com