SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

DAMPAK COVID-19: Penumpang Bandara Hang Nadim Terendah dalam 15 Tahun Terakhir

  • Reporter:
  • Kamis, 26 Maret 2020 | 19:19
  • Dibaca : 87 kali
DAMPAK COVID-19: Penumpang Bandara Hang Nadim Terendah dalam 15 Tahun Terakhir
Beberapa pesawat yang terparkir di Apron Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kamis (26/3/20). /dicky sigit rakasiwi

BATAM – Jumlah penumpang pesawat di Bandara Hang Nadim, Batam, mencatatkan titik terendah dalam 15 terakhir selama wabah Covid-19 atau virus korona.

Berdasarkan data otoritas Bandara Hang Nadim, sejak beberapa hari belakangan penumpang pesawat yang melalui Bandara ini hanya dua ribuan perhari.

“Normalnya penumpang kita perhari 6 ribuan bahkan 7 ribu lebih,” ujar Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso, Kamis (26/3/20).

Dia mengatakan jumlah ini merupakan jumlah penumpang dengan jumlah terendah dalam waktu 15 tahun belakangan. Suwarso mengaku tidak bisa memprediksi, apakah akan ada penurunan penumpang lagi dalam pekan depan.

“Dua hari ini paling drastis turunnya, hanya 2 ribuan saja tak sampai 3 ribu,” ujarnya.

Normalnya jumlah penerbangan tiap hari 40-an lebih, namun pada Selasa (24/3/20) kemarin hanya 32 penerbangan. Dia mencontohkan untuk Garuda Indonesia biasanya Batam Jakarta ada 5 penerbangan dan kini hanya 2 penerbangan.

“Itupun ada hanya 79 penumpangnya dalam sekali penerbangan,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan untuk beberapa rute dari Hang Nadim ke beberapa daerah lainnya jug mengalami pengurangan. Namun tetap paling banyak adalah penerbangan Batam Jakarta.

“Misalnya untuk rute dari Jakarta ke Batam, dulunya dalam sehari melayani 8 penerbangan kini hanya melayani 5 penerbangan saja semua maskapai,” ujarnya.

Dia menambahkan jumlah penerbangannya berkurang, jumlah penumpangnya pun sedikit tiap penerbangan. Sementara itu, rute dari Batam ke Surabaya juga berkurang. Kini Hang Nadim hanya melayani satu penerbangan ke Surabaya. Dalam satu penerbangan ini, penumpangnya hanya membawa kurang lebih 60 orang penumpang.

“Penurunan terus terjadi sejak wabah Korona melanda Indonesia, sedikit penerbangan sedikit juga penumpang di tiap penerbangan,” ujarnya.

Hal ini menurutnya diakibatkan karena saat ini orang cenderung membatasi diri untuk tidak berpergian dan apalagi menggunakan pesawat. Berbicara mengenai tiket mudik, dimana pada tahun-tahun sebelumnya beberapa minggu jelang Ramadhan masyarakat banyak melakukan pemesanan tiket mudik saat ini juga turun.

“Kini permintaanya sangat turun, tidak ada over booking malah turun, dibawah normal rata-rata juga membatalkan tiket perjalanannya,” tutupnya.

dicky sigit rakasiwi

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com