SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Dasta Perintahkan Anggota Jual Barang Bukti Sabu

Dasta Perintahkan Anggota Jual Barang Bukti Sabu
Duta Analis menjalani sidang perdana di PN Tanjungpinang, Senin (27/11) kasus penggelapan barang bukti sabu. /M BUNGA ASHAB

PINANG – Dasta Analis (46), mantan Kasat Narkoba Polres Bintan menjalani sidang perdana kasus penggelepan barang bukti (BB) narkoba jenis sabu di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Senin (27/11/2017) sore. Ia didakwa melakukan pemufakatan jahat, memerintahkan anggotanya untuk menjual BB sabu untuk mengganti biaya operasional.

“Perbuatan dilakukan setelah konferensi pers keberhasilan penangkapan sabu seberat 16 kilogram (kg). Terdakwa memerintahkan anggotanya mengambil sebagian barang bukti sabu untuk dijual sebagai uang pengganti membayar cepu dan operasional,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zaldi Akri di hadapan Ketua Majelis Hakim Ecep Sopian Sauri didampingi hakim anggota Guntur Kurniawan dan Santonius Tambunan.

Pada sidang itu, JPU menuntut Dasta Analis dengan dakwaan primair dan subsidair dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. Dalam dakwaannya, Zaldi menyampaikan, terdakwa melakukan percobaan atau permufakatan jahat, yaitu tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I bukan tanaman, yaitu berupa sabu seberat sekitar 0,5 kg, di ruang kerjanya di Polres Bintan, Rabu (22/3/2017) sekira pukul 10.00. Terdakwa melakukannya dengan memerintahkan anggotanya Abdul Kadir, Kurniawan Tambunan, Indra Wijaya, Tomy Andriadi Silitonga (dijerat dalam kasus yang sama dan disidangkan secara terpisah).

Untuk melaksanakan perintah tersebut, saksi Kadir dan Tambunan kemudian menelepon dan menemui saksi Joko Afrianto yang sedang berada di rumahnya. Mereka mengajak Joko mengambil dan menyisihkan BB sabu yang disimpannya dalam brankas di ruangan saksi di Kantor Sat Narkoba Polres Bintan. Kemudian, Joko memberikan kunci brankas kepada Kadir dan Tambunan. Selanjutnya menuju ke ruangan Sat Narkoba tempat brankas penyimpanan 10 BB sabu. Mereka lantas mengambil sebagian paket untuk dijual sebagaimana kesepakatan dengan terdakwa Dasta. “Barang bukti diambil dari 10 paket barang bukti sabu,” ujar Zaldi.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com