SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Defisit Anggaran Ancam Keuangan APBD 2019

  • Reporter:
  • Sabtu, 20 Oktober 2018 | 14:10
  • Dibaca : 97 kali
Defisit Anggaran Ancam Keuangan APBD 2019
Ilustrasi

BATAM KOTA – Pemko Batam kembali mengalami defisit setelah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan disahkan. Akibatnya, pembayaran proyek fisik akan dilakukan awal tahun depan dan akan mengancam keuangan di APBD tahun 2019.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam Aman mengatakan, telah mendapatkan informasi terkait defisit tersebut dari salah seorang pegawai Pemko Batam, bahwa terjadi defisit karena target penerimaan tak tercapai.

“Informasi seperti itu (defisit). Sore ini mereka (dinas penghasil) dikumpulkan membahas ini,” kata Aman di DPRD Kota Batam, Jumat (19/10).

Ia mengaku kecewa jika defisit tersebut terjadi lagi setelah anggaran perubahan disahkan. Padahal, Banggar sudah sering mengingatkan agar tidak terjadi kesalahan lagi saat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD P 2018.

“Sudah kami ingatkan. Apakah target yang sudah diubah ini akan dapat tercapai. Mereka sangat yakin target itu tercapai. Jangan sampai sudah dilakukan rasionalisasi anggaran, justru terjadi defisit lagi,” katanya.

Pemko, kata dia, seharusnya mengambil pelajaran dari tunda bayar yang terjadi di tahun 2017 yang lalu. Setiap pengerjaan proyek fisik, terpaksa dibayarkan di awal tahun 2018. Akibatnya, banyak pengerjaan proyek fisik yang sudah dijadwalkan molor.

“Apakah tahun ini seperti itu juga. Proyek fisik akan dibayarkan awal tahun 2019. Pastinya, anggaran untuk tahun depan akan terganggu,” katanya.

Pemko Batam dan DPRD Kota Batam, sambungnya, harus sepakat membuat klausul perjanjian dalam Rancangan APBD 2019. Dalam peraturan itu, disebutkan bahwa pembayaran proyek fisik yang sudah dikerjakan di tahun ini, akan dibayar di awal tahun anggaran 2019.

“Ini sangat penting agar menjadi dasar untuk melakukan tunda bayar. Harus ada yang melegetimasi,” jelasnya.

Aman mendorong kepada dinas penghasil untuk terus berupaya dan bekerja keras agar seluruh target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sudah ditetapkan dapat tercapai. Sehingga defisit anggaran di akhir tahun ini tidak terjadi lagi.

“Memang di triwulan ketiga ini masih banyak yang tidak tercapai. Ya kita berharap agar disisa bulan ini dapat tercapai semuanya,” katanya.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah enggan mengomentari defisit anggaran tersebut. Menurut dia, terjadinya defisit bisa dilihat di akhir tahun.

“Belumlah. Bulan Desember nanti baru ketahuan,” kata Raja.

Ia mengatakan, pihaknya terus berupaya dan bekerja agar seluruh target dapat tercapai. Salah satunya, intens memasang alat rekam pajak atau tapping box di beberapa tempat seperti, hotel, restoran dan lainnya.

“Saat ini sudah terpasang 217 tempat. Dan akan terus kita tingkatkan sampai akhir tahun,” katanya. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com