SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Dharmasanti Waisak Se-Kota Batam 2563 BE/ 2019, Menjaga Kebersamaan Umat untuk Pembangunan Batam

  • Reporter:
  • Rabu, 15 Mei 2019 | 10:36
  • Dibaca : 236 kali
Dharmasanti Waisak Se-Kota Batam 2563 BE/ 2019, Menjaga Kebersamaan Umat untuk Pembangunan Batam
Finalis lomba Batam Buddhis Idol akan memeriahkan Dharmasanti Waisak Se-Kota Batam 2563 BE/ 2019 akan dilaksanakan di Pacific Palace Hotel Batam, Minggu (26/5) mendatang. f dok Batam Buddhis Idol

BATAMKOTA – Perayaan Dharmasanti Waisak Se-Kota Batam 2563 BE/ 2019 akan dilaksanakan di Pacific Palace Hotel Batam, Minggu (26/5) mendatang. Acara akan diisi dengan berbagai pentas seni kreasi Buddhis. Perayaan ini memperingati  momen Waisak Hari Trisuci 3 peristiwa agung dalam Agama Buddha serta pentingnya menjaga kebersamaan umat untuk pembangunan Kota Batam.

Perayaan Dharmasanti Waisak diselenggarakan oleh panitia bersama dari majelis-majelis agama Buddha, pengurus vihara-vihara se-kota Batam, sekolah, mahasiswa dan mahasiswi Buddhis, serta sejumlah organisasi buddhis di Kota Batam, yang diprakarsai oleh Lembaga Pembinaan Keagamaan Buddha (LPKB) Kota Batam. Kegiatan ini akan diramaikan oleh banyak penampilan seni di antaranya drama Waisak, nyanyian dan tarian kesenian nasional, penampilan artis Buddhis ibukota, Deasy Juwita, final lomba Batam Buddhis Idol, dan lucky draw. 

“Peserta yang lolos Batam Buddhis Idol finalnya tampil di acara Dharmasanti Waisak Se-Kota Batam 2563 BE/ 2019,” kata Ketua Koordinator Acara Dharmasanti Waisak Se-Kota Batam 2563 BE/ 2019, Hartono Ang, Selasa (14/5). 

Peserta akan dinilai langsung oleh Ricky Tan, artis Buddhis Ibukota, Deasy Juwita dan produser dan pencipta lagu, Joky. Penonton juga akan ikut menilai dari penampilan peseta. Nantinya pemenang akan rekaman nyanyian lagu Buddhis baru yang diciptakan oleh Joky. 

“Menyebarkan pesan dan nilai luhur Buddha Dhamma melalui lagu,” ujarnya. 

Untuk drama Waisak menceritakan tentang kehidupan Siddhartha Gautama seorang guru agung dan pendiri agama Buddha. Dalam drama juga menceritakan kisah Yasodhara yakni istri dari Siddhartha Gautama. karena dulunya Siddhartha Gautama adalah seorang pangeran sebelum Siddhartha Gautama melepaskan keduniawian menjadi Buddha. 

Yasodhara merupakan seorang istri yang sempurna dan sebagai seorang ibu yang kuat. Semua sifat agung seorang wanita dapat ditemukan di dalam diri Putri Yasodhara. Drama ini diperankan oleh pemuda Buddhis dari Universitas International Batam (UIB), Universitas Putra Batam (UPB), dan Patria (Pemuda Theravada Indonesia) kota Batam. 

“Dharmasanti Waisak Se-Kota Batam 2563 BE/ 2019 wujud persatuan umat Buddha Kota Batam, ikut terlibat bukan satu vihara saja, namun pantianya berasal dari vihara-vihara di Kota Batam, serta majelis agama Buddha, organisasi Buddhis di Kota Batam,” ujarnya. 

Lucky draw dimeriahkan dengan banyak hadiah mulai dari televisi, kulkas, mesin cuci, dan handphone. Acara diisi dengan prosesi pelita dan doa bersama dipimpin oleh Bhikkhu Sangha. Ia menargetkan 2.500 sampai 3.000 penonton. 

“Tiket gratis, bisa didapatkan di vihara dan sekolah Buddhis,” katanya. 

Acara yang digelar setiap tahun, di tahun 2019 ini sudah kelima kalinya acara digelar. Acara didukung oleh Pemko Batam dan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam. Rencananya Wali Kota Batam Muhamad Rudi akan menghadiri acara Dharmasanti Waisak Se-Kota Batam 2563 BE/ 2019 ini. reni hikmalia

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com