SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Di Bawah Bayang- Bayang Emosi

  • Reporter:
  • Senin, 4 Juni 2018 | 15:44
  • Dibaca : 121 kali
Di Bawah Bayang- Bayang Emosi

BEGITU berhasil menyelesaikan partai ketiga, mengalahkan Roberto Agut Bautista, Novak Djokovic seperti tak bisa me nyembunyikan kegembiraan nya.

Petenis Serbia ini bahkan mengajak publik Stadion Suzanne Lenglen ikut merayakan dengan cara mengangkat tangan. “Ini seperti lolos ujian. Bautista tidak menghadiahkan kemenangan ini begitu saja. Saya harus merebutnya dengan mati-matian,” kata Djokovic, kepada wartawan.

Bahkan, di set kedua, saat kalah dalam tie break , Nole, sapaan Djokovic, sempat membanting raketnya sampai patah. “Bukan contoh bagus, kadang saya memang emosional,” ujarnya. Ketika wartawan mencecar dengan pertanyaan apakah cara membanting raket adalah salah satu terapi untuk menenangkan emosi, Djokovic mem bantah.

“Tidak ada mak sud itu, semua karena emosi. Saya memang bodoh,” tandasnya. Jika pun ada keuntungan baginya, kata Djokovic, membantingkan raket akan membangunkannya dari kesalahan. “Tidak lebih dan semua tibatiba terjadi,” tuturnya. Bagi Djokovic, emosi semacam itu bisa muncul tibatiba dalam dirinya. “Saya sampai sekarang belum bisa mengontrolnya.

Kalau ada di antara kalian yang tahu cara mengontrolnya, bolehlah nanti berbincang-bincang lebih dalam,“ ungkapnya. Kendati demikian, dalam timnya, Djokovic mengatakan sudah ada orang khusus yang menangani emosinya. “Itu sebabnya, siapa saja yang masuk tim, sudah dianggap keluarga sendiri,” katanya.

Bertanding lebih dari tiga jam, Djokovic memang akhir nya mengalahkan Bautista empat set. Dia berharap pertandingan panjang dan melelahkan itu tidak menguras tenaganya. “Namun, lebih untuk pemanasan, karena saya kurang bermain yang keras,” ucapnya.

KRISNA DIANTRA

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com