SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Dinas PMPK-UKM Minta Bantuan Kejari Tagih Kredit Macet

  • Reporter:
  • Selasa, 27 Juni 2017 | 14:53
  • Dibaca : 458 kali
Dinas PMPK-UKM Minta Bantuan Kejari Tagih Kredit Macet
ilustrasi

BATAM KOTA – Dinas PMPK-UKM Batam meminta bantuan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam untuk menagih kredit macet dari masyarakat yang mencapai nilai Rp600 jutaan.

Permohonan bantuan ke Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Batam telah disampaikan sejak Maret lalu. Atas permohonan tersebut, Seksi Datun Kejari Batam melakukan penagihan kepada masyarakat yang masih menunggak.

“Setelah kami bantu tagih, ada yang membayar, tapi ada juga yang masih belum dengan alasan tidak punya uang,” kata Kasi Datun Kejari Batam, Hendarsyah Yusuf Permana, kemarin.

Dari data yang diberikan Dinas PMPK-UKM kepada Seksi Datun diketahui, tagihan menunggak yang sudah jatuh tempo mencapai Rp219.780.165,68 dari 15 debitur. Sedangkan tagihan yang belum jatuh tempo mencapai Rp399.994.439,89 dari 14 debitur. “Ini merupakan dana bergulir yang dipinjamkan kepada masyarakat sebagai modal usaha. Pinjaman ini diberikan dengan berbagai jenis agunan seperti BPKB kendaraan atau sertifikat rumah,” kata ujarnya.

Jumlah pinjaman yang diberikan ke masyarakat, lanjut Hendar, berbeda-beda. Untuk personal, pinjaman diberikan maksimal Rp50 juta untuk setiap orang. Sedangkan kepada koperasi diberikan pinjaman hingga Rp200 juta untuk setiap koperasi.

Disinggung terkait agunan atau jaminan yang diserahkan oleh debitur kredit macet, Hendar mengaku bahwa jaminan tersebut akan dilelang bila debitur tidak mampu membayar pinjaman yang telah diberikan. Namun sebelumnya, upaya mediasi terus dilakukan. “Kalau memang tidak dapat membayar, maka jaminan akan diserahkan ke KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang) untuk dilelang,” kata Hendar.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com