SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Dipanggil KPK, Ini Kata Bupati Rafiq

  • Reporter:
  • Jumat, 31 Agustus 2018 | 10:12
  • Dibaca : 486 kali
Dipanggil KPK, Ini Kata Bupati Rafiq
Bupati Karimun Aunur Rafiq. / Dok KORAN SINDO BATAM

KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq memberikan tanggapan terkait pemanggilan dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (27/8/2018). Menurut dia, kedatangannya ke KPK hanya sebagai saksi dalam kasus korupsi suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun Anggaran 2018.

Kasus tersebut diketahui menyeret pejabat Kementerian Keuangan Yaya Purnomo.

“Kemarin saya dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dana perimbangan Kabupaten Karimun,” ujar Rafiq, Kamis (30/8/2018) di Karimun.

Ia menyebutkan, dalam pemeriksaan sebagai saksi dia telah menjelaskan terkait proses pengajuan dana perimbangan tersebut ke pusat.

“Sebagai warga negara yang baik, saya telah sampaikan bagaimana di Karimun ini, proses kita mendapat dana perimbangan, sudah dijelaskan semuanya di sana,” katanya.

Menurut Rafiq sejauh ini, Karimun tidak tersangkut dalam kasus tersebut. Sebab, dalam mendapatkan dana perimbangan, Karimun telah melalui prosedur dan melengkapi segala syarat.

“Selain itu dalam pengurusannya juga saya rasa tidak sulit asalkan daerah mampu mengikuti prosedur yang telah ada,” ujar Rafiq.

Dalam pemanggilan tersebut, Rafiq mengaku menjalani pemeriksaan selama tiga jam.

“Selama diperiksa saya telah sampaikan semuanya. Saya tidak bisa menbuka subtansinya, tapi yang jelas, intinya saya diminta sebagai saksi,” kata dia.

ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com