SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Dirjen Hubla Diduga Terima Uang dari Batam

Dirjen Hubla Diduga Terima Uang dari Batam
suasan bongkar muat pelabuhan batu ampar. / TEGUH PRIHATNA

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan informasi dan fakta mencengangkan terkait dugaan penerimaan uang oleh Dirjen Hubla nonaktif Antonius Tonny Budiono. Diduga, Tonny menerima uang dan barang terkait dengan hampir seluruh pelabuhan di Indonesia, termasuk dari pelabuhan Batam.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pengusutan dan penanganan kasus dugaan suap dan gratifikasi lebih dari Rp20,074 miliar dengan tersangka Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) nonaktif Antonius Tonny Budiono menghasilkan temuan-temuan yang sangat signifikan.

Menurut Febri, kasus Tonny berhubungan dengan pengurusan sejumlah perizinan dan proyek-proyek di lingkungan Ditjen Hubla 2016-2017. Dari pengembangan dan pendalaman penyidikan termasuk pemeriksaan saksi-saksi, Tonny diduga menerima uang dan barang sehubungan dengan sejumlah pelabuhan di seluruh Indonesia.

Seperti Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Pelabuhan Pulang Pisau di Kalimantan, Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Teluk Bayur Sumatera Barat, Pelabuhan Tanjung Priok DKI Jakarta, Pelabuhan Batam Kepulauan Riau, dan perizinan pengerukan pasir di Lontar Banten.

“Jadi, kita memang sedang klarifikasi informasi yang sudah kita dapatkan. Kita tentu tidak menyimpulkan secara keseluruhan (pelabuhan di Indonesia) ada setoran ke ATB (Tonny). Tapi ketika kita mendapatkan informasi-informasi, tentu kita klarifikasi lebih lanjut,” ungkap Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, tadi malam.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com