SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Disbudpar Dorong Kompetisi SDM Pemandu Wisata

  • Reporter:
  • Rabu, 11 September 2019 | 15:50
  • Dibaca : 104 kali
Disbudpar Dorong Kompetisi SDM Pemandu Wisata
Wisman asal China saat berkunjung ke Batam, belum lama ini. /DOK SINDO BATAM

LUBUKBAJA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam terus mendorong peningkatan sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata. Terutama bagi pemandu wisata yang bersinggungan langsung dengan wisatawan, dengan peningkatan kompetensi diharapakan wisatawan bisa nyaman dan sering datang ke Batam.

Kabid Sarana Objek Wisata Disbudpar Kota Batam, Rishi Karnandi mengatakan, dalam peningkatan kompetensi tersebut, pihaknya melakukan beberapa pelatihan yang melibatkan langsung pelaku pariwisata. Kegiatan pelatihan tersebut merupakan program pengembangan pariwisata yang dilakukan kerjasama bersama Kementerian Pariwisata.

“Tujuannya tidak lain adalah meningkatkan kualitas SDM di sektor pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan,” kata Rishi di Nagoya Mansion, Selasa (10/9).

Adapun kegiatan dimaksud, kata dia, adalah memberikan sosialisasi pemandu wisata buatan outbond park, setiap peserta diberikan bimbingan, penjelasan dan petunjuk tentang objek buatan di tempat wisata. Serta membantu segala yang diperlukan wisatawan dalam melakukan aktivitas di luar ruangan.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, kegiatan pelatihan dalam peningkatan SDM pariwisata sudah rutin dilakukan setiap tahunnya. Tahun 2019 Kementerian Pariwisata menganggarkan yang disalurkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik.

“Pesertanya sebanyak 40 orang. Terdiri dari perwakilan Asita (Association of Indonesia Tour and Travel Agencies), HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia), dan media. Harapannya kita sama-sama membangun citra positif wisata Kota Batam sehingga memajukan pariwisata kita,” tuturnya.

Narasumber yang dihadirkan yakni Direktur Lembaga Pendidikan dan Global Skill Institute, Jon Herri. Kemudian Ketua DPD HPI Kepri Abdi Natigor Hasoloan dan anggota HPI Irfan Effendi. “Ini merupakan pelatihan ketiga yang kita laksanakan. Sebelumnya sudah memberikan pelatihan homestay dan objek wisata,” ujarnya.

Ardiwinata berterima kasih kepada Kementerian Pariwisata karena telah menggelontorkan anggaran untuk kegiatan pelatihan di Batam.

“Pada 2018 terdapat 28 objek wisata buatan di Batam. Saya yakin jumlahnya lebih banyak, karena enam bulan terakhir objeknya terus bertambah. Dan kita berharap semakin banyak pertumbuhannya karena Batam butuhkan destinasi wisata yang banyak,” kata dia.

Melalui kegiatan ini, ia berharap dari tangan dingin pramuwisata, Batam dapat lebih dikenal dunia luar. Begitu juga melalui media-media massa.

“Di sapta pesona itu ada namanya kenangan. Bagaimana wisatawan setelah datang, akan kembali lagi karena kenangan baik itu. Karena itu kita butuh pemandu wisata yang berkompeten, yang tahu tentang objek wisata yang dikunjunginya,” kata Ardi. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com