SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Disdik Antisipasi Praktik Pungli, 14.220 Siswa Siap Ditampung

  • Reporter:
  • Kamis, 27 Juni 2019 | 09:07
  • Dibaca : 105 kali
Disdik Antisipasi Praktik Pungli, 14.220 Siswa Siap Ditampung
ilustrasi

PINANG – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020 tingkat SMA sederajat dimulai 1-6 Juli. Seluruh sekolah diminta untuk tidak bermain-main dengan praktik pungutan liar (pungli) selama proses penerimaan siswa baru ini.

“Setiap pengurus sekolah, khusunya SMA/SMK jangan bermain-main dengan pungli, seperti jual beli kursi dan lainnya. PPDB ini dipantau langsung oleh Ombudsman, KPK, dan Tim Saber Pungli,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri Muhammad Dali, di Dompak, Tanjungpinang, kemarin.

Ia menegaskan, dalam proses penerimaan ini apabila ada siswa yang telah dinyatakan diterima, pihak sekolah dilarang untuk mengutip iuran dalam bentuk apapun kepada orang tua siswa seperti uang gedung dan uang seragam. Hal ini sudah ketentuan bagi semua sekolah khusunya sekolah negeri.

“Jadi selain iuran SPP tidak diperbolehkan sekolah memungut iuran. Untuk besaran SPP itu tergantung kesepakatan dari masing-masing sekolah. Tapi sekolah sudah diarahkan untuk melakukan pemerataan besaran iuran SPP,” ujarnya.

Dali menerangkan, untuk tahun ajaran baru 2019-2020 di Provinsi Kepri ini total ada 395 rombongan belajar (rombel) yang diperuntukkan bagi 14.220 siswa. Rinciannya; Kota Tanjungpinang ada 53 rombel dengan jumlah siswa 1.908 siswa. Kota Batam 127 rombel dengan jumlah siswa sebanyak 4.572. Kabupaten Bintan 40 rombel dengan siswa sebanyak 1.440 orang.

Sementara di Kabupaten Karimun 72 rombel, dengan siswa sebanyak 2.592 orang. Kabupaten Natuna 44 rombel atau setara dengan 1.584 siswa. Kabupaten Lingga 42 rombel, setara 1.512 siswa. Kabupaten Kepulauan Anambas 17 rombel dengan jumlah siswa sebanyak 612 orang.

“Untuk jumlah siswa setiap rombel tidak boleh lebih yakni sebanyak 36 siswa, itu kapasitas ideal,” sebutnya.

Adapun pendaftaran PPDB online lanjutnya, akan dibuka pada 1-6 Juli mendatang. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online. Masyarakat yang akan mendaftarkan anaknya bisa mengakses melalui laman http://provinsikepri.siap-ppdb.com.

“Nantinya seluruh proses seleksi tersebut akan diumumkan pada 7 Juli mendatang. Selanjutnya pada 8-10 Juli akan dilakukan proses pendaftaran ulang,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Unit Pemberantas Pungutan Liar Provinsi Kepri Kombes Pol Purwo Lelono, menegaskan pentingnya pencegahan pungutan liar pada penerimaan peserta didik baru. Praktik ini sangat tidak dibenarkan dan melanggar hukum, ketika diminta berupa hadiah ataupun berupa uang.

“Kita bersama Inspektorat Provinsi akan terus mensosialisasikan aturan yang sudah berjalan dalam penanganan penerimaan siswa baru,” kata Purwo dalam Sosialisasi Satgas Saber Pungli Provinsi Kepri pada PPDB TA 2019 Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke 73 di Hotel CK, Tanjungpinang.

sutana

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com