SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ditabrak Pickup, Bus Sekolah di Bintan Terbalik

  • Reporter:
  • Jumat, 19 Mei 2017 | 12:41
  • Dibaca : 366 kali
Ditabrak Pickup, Bus Sekolah di Bintan Terbalik
Warga mengerumuni bus sekolah yang terbalik usai ditabrak mobil pickup di simpang empat Ceruk Ijuk, Toapaya, Kamis (18/5). Ketua TP PKK Bintan Debi Marianti Apri dan Ketua GOW Herdawati Dalmasri membesuk anak-anak sekolah korban bus terbalik di RSUP Batu 8, Tanjungpinang(inset).m rofik

TOAPAYA – Bus sekolah BM 7452 DA warna kuning yang mengangkut 27 anak SMP/SMA terbalik setelah ditabrak mobil pickup BP 8333 TA di simpang empat Ceruk Ijuk, Toapaya, Kamis (18/5) sekira pukul 07.00. Akibatnya, dua siswa mengalami patah kaki dan 20 anak luka-luka.

Informasi dihimpun, bus sekolah melaju dari arah Toapaya menuju pesantren Madani, Ceruk Ijuk. Setiba di simpang Ceruk Ijuk, muncul pickup dari arah Tanjunguban hendak ke Tanjunguban, lalu menghantam badan bus hingga terbalik.

Bambang, warga berada di lokasi kejadian mengatakan, pada saat tabrakan, bus melaju cukup kencang dari Toapaya, saat bus sudah berada pas di simpang Ceruk Ijuk, badan bus dihantam pickup yang melaju lebih kencang dari arah Tanjungpinang menuju Tanjunguban.

“Waktunya sagat cepat. Tiba-tiba bus sekolah sudah terbalik,” ujar Bambang.

Begitu bus terbalik, ia bersama warga lainnya menolong anak-anak sekolah keluar dari bus yang terbalik. Satu per satu siswa-siswi SMP dikeluarkan dari dalam bus. Selanjutnya dievakuasi ke RSUP Batu 8 Tanjungpinang.
“Beberapa anak saya lihat mengalami luka pada bagian kaki, sebagian juga pada tangan,” terangnya.

Kanit Laka Satlantas Polres Bintan Iptu Zulfikar mengatakan, dari 30 penumpang bus, dua anak mengalami patah kaki dan 28 anak mengalami luka ringan. “Yang masuk kategori luka berat dua orang, salah satunya mengalami patah pada bagian paha,” ujarnya.

Untuk pengemudi dan penumpang pickup yang berjumlah delapan orang tidak mengalami luka-luka.
“Penumpang yang terluka ditangani RSUP Batu 8 Tanjugpinang,” katanya.

Pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi kejadian, juga melaksakan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan kedua kendaraan diamankan di Pos Lantas Gesek.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pedidikan Bintan Johari mengatakan, semua pengobatan anak sekolah ditanggung asuransi Jasa Raharja. “Saat ini semua korban sudah ditangani, dengan pembiayaan ditanggung Jasa Raharja,” kata Johari.

Kepala Dinas Pendidikan Bintan Tamsir mengatakan, satu anak mengalami patah pada bagian bahu dan hingga kini masih dirawat inap. Sedangkan pelajar lainya sebanyak 29 orang diperbolehkan pulang.

Jumlah anak sekolah yang menjadi korban bus terbalik, kata dia, tercatat 30 anak. Terdiri dari pelajar SMA 20 anak dan pelajar SMP 10 anak.

Salah seorang korban, Dina (15), penumpang yang duduk di kursi paling depan mengatakan, bus sempat dua kali terguling, sebelum akhirnya terbalik. Setelah terguling, ia bersama penumpang lainnya berusaha keluar dari bus naas itu. “Terguling dua kali, lalu terbalik,” kata Dina.

Saat itu, kata Dina, bus dan mobil pickup sama-sama dalam kecepatan tinggi. Namun tidak ada yang mau mengalah antara supir bus dan sopir pickup.

“Bus langsung ditabrak bagian samping oleh pickup. Kami semua ikut terguling dua kali,” ujarnya.

Korban lainya Anggun (16), salah seorang siswi SMAN 1 Teluk Bintan mengaku trauma dan tidak mau lagi naik bus sekolah. “Saya takut terjadi hal yang sama kayak gini,” kata Anggun.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com