SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Dituduh Larikan Istri Orang, Ali Disekap dan Dianiaya

  • Reporter:
  • Rabu, 9 Januari 2019 | 15:45
  • Dibaca : 260 kali
Dituduh Larikan Istri Orang, Ali Disekap dan Dianiaya
ilustrasi

LUBUKBAJA – Ali Syofnevil (39) harus dirawat di Rumas Sakit Harapan Bunda (RSHB) karena mengalami luka di sekujur tubuh. Mantan pemain sepak bola PSP Padang ini menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang di Hotel Bali, Nagoya, Minggu (6/1). Ia dituduh telah melarikan istri salah satu pelaku penganiayaan.

Tiga pelaku penganiayaan yakni, David Joy Bangun (35), Egi Romana Sembiring (33) dan Irfan (25). Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Awal Syaban Harahap mengatakan, kasus penganiayaan ini terungkap saat istri korban AY (32) melaporkan kejadian penganiayaan tersebut kepada pihak kepolisian, karena suaminya dianiaya oleh tiga orang tak dikenal di Hotel Bali.

“Istri korban ditelepon melalui video call via whatsapp oleh pelaku. Pelaku meminta uang Rp30 juta untuk uang damai. Saat itu, istri korban melihat suaminya sudah babak belur,” ujarnya, Selasa (8/1).

Lanjut Awal, istri korban langsung membuat laporan ke polisi terkait penganiayaan sekaligus pemerasan tersebut. Setelah mendapat laporan, polisi melacak keberadaan pelaku yang berada di Hotel Bali.

“Ketiga pelaku kami ringkus di Hotel Bali,” katanya.

Awal menjelaskan, saat penangkapan polisi menemukan korban sudah babak belur dan mengalami memar di bagian kedua belah mata, bibir dan wajah, kepala bagian belakang luka robek serta memar, lengan tangan kiri, tangan kanan serta seluruh badan mengalami bengkak memar.

“Setelah kami selidiki, ternyata pelaku dan wanita yang ditolong korban tidak ada bukti pernikahan,” ujarnya.

Kasus ini berawal dari korban yang tidak sengaja bertemu seorang wanita bernama Magdalena (22), di kawasan Seitemiang seorang diri. Karena wanita ini tidak ada tempat tinggal, korban membawa wanita tersebut ke Hotel Bali dan memberikannya satu kamar.

Saat menginap di hotel, korban dan wanita tersebut beda kamar. Namun, wanita memberitahu pelaku David Joy Bangun bahwa dia berada di Hotel Bali. David lalu datang bersama dua rekannya ke Hotel Bali. Mereka lalu membawa Ali ke Seitemiang, dan kemudian menyekap korban di Hotel Bali.

Ketiga pelaku menghubungi istri korban yang merupakan karyawan Rumah Sakit Harapan Bunda. Mereka meminta uang damai kepada istri korban sebesar Rp30 juta, jika tidak suaminya akan dilaporkan ke polisi karena sudah melarikan istrinya. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com