SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

DLH Minta Tambahan Alat Berat TPA Punggur

  • Reporter:
  • Kamis, 8 November 2018 | 16:44
  • Dibaca : 68 kali
DLH Minta Tambahan Alat Berat TPA Punggur
Aktivitas pekerja di TPA Telagapunggur, kemarin. DLH Batam mengajukan penambahan alat berat untuk TPA Punggur. f teguh prihatna

BATAM KOTA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam kembali mengajukan penambahan alat berat seperti ekskavator dan buldoser untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telagapunggur.

“Ini untuk meningkatkan pelayanan. Kami ajukan baik ke pusat, provinsi, maupun kota,” kata Kepala DLH Batam Herman Rozie, kemarin.

Saat ini, lanjutnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga sedang membangun titik sanitary landfill baru di TPA Telagapunggur. Pada titik penumpukan sampah yang baru ini, tanah sudah dilapisi membran. Sehingga tak merusak lingkungan karena sampah tidak langsung bercampur dengan tanah.

“Air dari sampah juga dialirkan ke bak lindi dengan penyaringan tiga lapis sebelum sampai ke laut,” ujarnya.

Selain itu juga sudah tersedia pipa untuk mengumpulkan gas metan dari sampah. Gas ini dapat juga dimanfaatkan untuk kegiatan rumah tangga warga sekitar seperti untuk masak.

Luas lokasi sanitary landfill baru ini sekitar 2,4 hektare dengan ketinggian 30 meter. Dengan jumlah sampah rumah tangga yang ada, titik baru ini diperkirakan dapat bertahan hingga 7-10 tahun.

“Yang baru ini operasi, di situ (sanitary landfill lama) stop. Sambil menunggu untuk Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) pengolahan sampah terwujud. Kami berharap, di tempat lama sampahnya habis, yang baru ini belum penuh,” katanya.

Ia menambahkan, Pemko Batam membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Sampah TPA Telagapunggur. UPT Pengelola Sampah TPA ini akan mulai beroperasi 2019 mendatang.

“Perwako pembentukan UPT-nya sudah ada. 2019 mulai operasi. Jadi ada unit khusus untuk mengelola sampah di TPA,” katanya.

UPT pengelola sampah TPA ini, kata dia, berada langsung di bawah Kepala DLH. Untuk Kepala UPT, akan ditunjuk pejabat yang memenuhi syarat dan ditetapkan dengan Surat Keputusan (SK) Wali Kota, sama seperti pejabat lainnya.

Selain membuat UPT, ia juga berencana memindahkan Kantor Bidang Kebersihan DLH ke TPA Telagapunggur untuk memudahkan koordinasi antara Bidang Kebersihan dan UPT pengelola sampah TPA. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan bagi masyarakat Batam. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com