SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

DPR Belum Beri Sinyal Impor Beras

  • Reporter:
  • Jumat, 9 Februari 2018 | 08:40
  • Dibaca : 255 kali
DPR Belum Beri Sinyal Impor Beras
Ketua Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno. /SINDOnews.com

BATAM KOTA – Tingginya harga beras di Batam dan daerah lainnya di Indonesia sehingga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), karena tidak sinkronnya data dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) serta fakta di lapangan.

“Klaim dari Kementerian Pertanian yang berbeda dengan alasan impor beras dari Kementerian Perdagangan,” kata Ketua Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno saat berkunjung ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam di Gedung Sumatera Expo, Batam Centre, Kamis (8/2/2018).

Menurut Teguh, Kementan mengatakan Indonesia swasembada beras, sementara Kemendag menilai perlu impor beras karena stok menipis dan harga di pasaran sudah merangkak naik.

Dia juga mengaku masih belum yakin karena Mendag Enggartiasto Lukita belum bisa menunjukkan data stok beras di gudang-gudang, baik gudang milik Perum Bulog maupun milik pengusaha. Sehingga, DPR merasa belum ada dasar yang kuat dari data mengapa Indonesia harus mengimpor beras. “Akibatnya stok menipis dan harga cenderung fluktuatif. Saya melihat, Presiden Jokowi belum berani mengambil langkah itu,” ujarnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com