SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

DPRD Hentikan Operasional PT GRM

  • Reporter:
  • Selasa, 13 Februari 2018 | 10:22
  • Dibaca : 218 kali
DPRD Hentikan Operasional PT GRM
Ilustrasi DOK SINDO BATAM

MERAL – Komisi I DPRD Karimun menghentikan sementara operasional PT Grace Rich Marine (GRM) karena ditemukan 23 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang di pekerjakan secara tidak wajar. TKA asal China yang tidak dapat berbicara dengan bahasa Indonesia maupun Inggris itu didapati mengerjakan pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan keahlian khusus.

Keberadaan para TKA non skill itu diketahui saat rombongan Komisi I DPRD Karimun mengunjungi lokasi pekerjaan di Kelurahan Sungai Raya, Meral, Senin (12/2/2018). Fredi, penerjemah perusahaan yang ditemui di lokasi mengatakan, dirinya memiliki kapasitas menjawab pertanyaan terkait pekerja asing itu.

“Saya cuma mengawasi dan menunjukkan tugas-tugas mereka,” kata Fredi kepada rombongan Komisi I DPRD Karimun.

Namun dia mengatakan, TKA yang dipekerjakan oleh sub kontraktor PT China Communications itu seluruhnya mencapai 23 orang, dan sebagian ada yang bekerja di kapal isap timah. “Sebagian di darat, menjahit bahan ini,” jelas Fredi sambil menunjukkan bahan terpal hitam yang sudah menyatu dengan bahan lainnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com