SINDOBatam

Opini+

Jungkir Balik+

Drainase Sekitar Uniba Sempit Picu Banjir

  • Reporter:
  • Kamis, 23 Maret 2017 | 12:02
  • Dibaca : 314 kali
Drainase Sekitar Uniba Sempit Picu Banjir
Saluran parit di depan kampus Uniba dipenuhi tanah. Akibatnya saat hujan jalan raya menjadi banjir. Foto Tengkubayu.

BATAM KOTA – Warga Batam Centre mengeluhkan proyek pembangunan Kampus Universitas Batam (Uniba) yang membuat kawasan tersebut menjadi langganan banjir setiap kali hujan menguyur Kota Batam.

Kecilnya saluran drainase dan tertutup timbunan tanah membuat debit air meluap dan menyebabkan banjir. Permasalahan ini kerap dirasakan warga, bahkan banjir mencapai setinggi lutut orang dewasa. Selain itu, genangan banjir susah surut karena saluran pembungan yang sempit. “Drainasenya kecil dan tertutup tanah. Kawasan itu jadi langganan banjir kalau hujan,” kata Arif, warga Perumahan KDA Batam Centre, Rabu (22/3).

Senada disampaikan Agus, warga lainnya. Menurut dia, sejak ada pengerjaan proyek pembangunan gedung baru Kampus Uniba, kawasan tersebut menjadi langganan banjir. Warga berharap instansi terkait bisa menindak lanjuti permasalahan ini. “Kami minta drainase diperbesar. Kalau tidak sampai kapan akan terus banjir,” ujarnya.

Pengawas proyek Kampus Uniba, Ilyas Hamim mengatakan, tersumbatnya drainase di depan Kampus Uniba disebabkan tanah yang berasal dari pengerjaan penggalian lubang yang berdekatan dengan parit. “Lihat saja masih banyak tanah bekas galian lubang dibiarkan begitu saja. Kalau hujan turun sudah pasti tanah-tanah itu masuk ke parit,” kata Ilyas.

Menurut dia, seharusnya kontraktor yang mengerjakan galian pipa itu bertanggungjawab menutup lubang-lubang tersebut dengan rapi. Tak hanya menutup drinase, tanah juga menumpuk di sekitar lokasi tersebut. “Saya tidak tahu proyek apa galian tanah itu,” katanya.

Ilyas menambahkan, sebelum pengerjaan galian tersebut tidak ada masalah saat hujan turun. Meski begitu, pihak tetap membersihkan tanah yang ada di drainase.
“Sebelum ada tanah di sini tidak masalah kalau hujan,” ujarnya.

Kepala BPM-PTSP Batam Gustian Riau mengatakan, dari unsur perizinan dan kelengkapan dokumen, pembangunan Kampus Uniba memenuhi persyaratan. “Izinnya lengkap, cuma drainasenya yang sempit,” kata Gustian.

Da meminta pihak kampus agar segera memperbaiki atau melebarkan drainase sehingga bisa mengatasi permasalahan banjir selama ini. “Kalau bisa dipelebar drainasenya biar air parit tidak meluber ke jalan kalau hujan turun,” ujarnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com