SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Dua Bonek Divonis 10 Tahun Penjara

  • Reporter:
  • Jumat, 2 Maret 2018 | 17:16
  • Dibaca : 338 kali
Dua Bonek Divonis 10 Tahun Penjara

SURABAYA –Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada dua oknum Bonek–sebutan bagi suporter tim sepak bola Persebaya Surabaya –Mochammad Tiyok Dwi Septian alias Yoyok dan Mocham mad Jaífar bin Hasim.

Keduanya dianggap ter bukti melakukan pe nge ro yo kan ter – ha dap pesilat dari Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) Eko Ristianto hingga meninggal dunia. Perbuatan kedua ter dak – wa juga me nye babkan korban Aris me ng ala mi luka berat. Dalam perkara ini, kedua terdakwa didakwa melanggar Pasal 170 Ayat 2 KUHP.

Vonis tersebut sama seperti tun tut an jaksapenuntutumum(JPU)yang meminta agar ter dakwa di – hukum penjara selama 10 tahun. “Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa mengakibatkan korban kehilangan nya wa. Perbuatan ter dak wa juga me – nimbulkan kesedihan menda – lam terhadap keluarga korban,” ujar Ketua Majelis Hakim PN Surabaya Syifa’urosidin, kemarin.

Proses sidang dengan agen – da pembacaan putusan ini di ba – cakan menggunakan pe nge ras suara sehingga bisa di de ngar jelas oleh ribuan massa dari Bo – nek dan PSHT. Kedua ke lompok massa sudah men da tangi ge – dung PN yang ada di Jalan Ar – juna ini sejak pagi. “Kami rasa pu tusan dari ma jelis hakim su – dah sesuai dan itu maksimal.

Ka mi menye rah kan kasus hu – kum ini pada aturan yang ber – laku,” ujar Plt Ketua PSHT Ca – bang Surabaya HM Rosyadin. Sementara dalam per si da – ngan yang sama, majelis hakim juga menjatuhkan vonis dua ta – hun penjara dan denda Rp250 juta subsider dua bulan ku ru – ngan pada terdakwa per kara ujar an kebencian via me dia so – sial (medsos), Ach Sur yadi Ca – rera.

Sedangkan ter dakwa Jhonerly Simanjuntak yang juga terdakwa dalam kasus sama divonis tiga tahun dan denda Rp500 juta subsider dua bulan kurungan. Kedua terdakwa ter – bukti sah dan me yakinkan me – langgar Pasal 45 a ayat 2 UU No – mor 19 Tahun 2016 tentang In – formasi dan Transaksi Elek – tronik (ITE).

Vonis yang lebih berat ter – hadap Jhonerly karena pe ran – nya sebagai orang dianggap me – nyebarkan ujaran ke ben cian langsung kepada Bonek sesaat sebelum ada bentrokan. Ulah kedua terdakwa ini di ang gap menimbulkan sikap pro vokatif antara Bonek dan PSHT yang menyebabkan ke ben cian pu – blik sehingga ter jadi bentrokan antara PSHT dan Bonek.

Peristiwa bentrokan maut antara Bonek dengan PSHT ter – jadi seusai pertandingan Per – sebaya Surabaya melawan PS Biak pada Minggu (1/10/ 2017) lalu. Bentrok itu me nyebabkan anggota PSHT Eko Ristianto, 25, warga Kepuh Baru, Kabu pa – ten Bojonegoro, tewas. Se men – tara pesilat PSHT lainnya, yakni Aris, me ng alami luka-luka aki – bat ben da tumpul.

“Hal me ri – ngankan, terdakwa sopan se la – ma persidangan. Sementara yang mem beratkan, perbuatan ter dakwa meresahkan ma sya – ra kat, sa dis, hingga berakibat hi-lang nya nyawa seseorang,” kata Ketua majelis hakim PN Sura baya Syifa’urosidin. Di luar persidangan, ribuan massa Bonek dan PSHT nyaris ben trok di depan Pengadilan Ne – geri (PN) Surabaya.

Kedua massa saling melontarkan kata-kata dan mengolok-olok. Ra tus an aparat kepolisian diturunkan untuk mengamankan ja lan nya persidangan. Guna meng hindari terjadinya ben trok an dari kedua kubu, aparat berposisi berada di tengah kedua massa Bonek dan PSHT.

Pintu masuk PN Surabaya juga dikelilingi dengan kawat ber duri. Suasana sempat tegang ke – tika massa dari PSHT men co ba merangsek masuk ke dalam ha – laman PN Surabaya. Tak ingin kecolongan, polisi langsung menebakkan peringatan ke udara. Massa PSHT pun mun dur.

Peng – amanan dari polisi ini langsung dipimpin Ka polrestabes Sura – baya Kombes Pol Rudi Setiawan. Polisi ber upa ya menjauhkan ke – dua mas sa agar tidak saling ber – temu yang bisa berujung ben – trok. Barisan brigade polisi ber – usaha mendorong massa dari Bonek untuk mundur ke arah selatan. Sebaliknya massa dari PSHT didorong ke utara. Massa punbisaterkendalihinggaak hir – nya kedua massa meninggalkan PN Surabaya.

lukman hakim

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com