SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Dua Kali Lebih Aman dan Praktis

  • Reporter:
  • Senin, 20 Maret 2017 | 14:11
  • Dibaca : 451 kali
Dua Kali Lebih Aman dan Praktis
Peluncuran Bright Gas 5,5 Kg di Batam. Foto Teguh Prihatna.

Pertamina Luncurkan Bright Gas 5,5 Kg di Batam

PT PERTAMINA (Persero) meluncurkan varian produk baru “Bright Gas” ukuran 5,5 kilogram di Kota Batam. Produk ini lebih praktis dan efisien, dilengkapi fitur tabung yang lebih aman, lebih menjamin kualitas dan isi elpiji dalam tabung.

General Manager Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Eldi Hendry mengatakan, Bright Gas 5,5 kg dilengkapi dengan fitur katup ganda (double spindle valve system), sehingga dua kali lebih aman dalam mencegah kebocoran pada kepala tabung. Untuk menjamin kualitas dan ketepatan isi, Bright Gas 5,5 kg dilengkapi segel hologram dengan fitur optical color switch yang tidak dapat dipalsukan.

“Dengan desain menarik dan berwarna pink, Pertamina mencoba mendekatkan diri kepada konsumen, khususnya ibu-ibu rumah tangga,” ujarnya pada peluncuran Bright Gas 5,5 kg di Kepri Mal, Sabtu (18/3).

Peluncuran Bright Gas 5,5 kg di Batam dipadati ratusan pengunjung. Masyarakat juga antusias mendatangi stand-stand pameran di lokasi acara untuk mendapatkan informasi tentang Bright Gas 5,5 kg atau menukarkan tabung elpiji 3 kg dengan Bright Gas 5,5 kg.

Eldi didampingi Manager Domestic Gas Pertamina MOR I Sumbagut CD Sasongko dan Marketing Branch Manager Kepri Doni Indrawan. Hadir juga Asisten Pemprov Kepri Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Raja Ariza, Wali Kota Batam Muhammad Rudi, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Batam merupakan kota pertama di Kepri dalam peluncuran Bright Gas 5,5 kg. Dalam tiga bulan ke depan, Pertamina akan mengembangkan pasar Bright Gas 5,5 kg di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Untuk tahap awal Pertamina menyiapkan 6.000 tabung dari 25 ribu tabung Bright Gas 5,5 kg yang disediakan untuk Batam. Jika respons pasarnya tinggi, maka pasokan untuk Batam akan terus ditambah. Pendistribusian tabung Bright Gas 5,5 kg ini dilakukan melalui 10 agen dan 300 outlet yang tersebar di Batam.

“Diharapkan dengan peluncuran dan penyaluran produk elpiji Bright Gas 5,5 kg ini akan mempermudah konsumen untuk mendapatkan produk elpiji berkualitas. Sehingga kebutuhan masyarakat menjadi lebih praktis dan efisien, terlebih dengan layanan delivery di contact 1500000,” ujar Eldi.

Meski meluncurkan varian baru, hingga saat ini tidak ada kebijakan pemerintah untuk menarik elpiji 3 kg. Pertamina tetap menyalurkan elpiji 3 kg di wilayah yang telah melaksanakan konversi di Kepri, seperti Batam, Bintan, dan Tanjungpinang. Hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ESDM No 26 Tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Elpiji, maka peruntukan elpiji 3 kg hanya bagi sektor rumah tangga dan usaha mikro. Tahun 2016, penyaluran elpiji 3 kg di tiga kabupaten/kota tersebut sebesar 42.771 metric ton atau naik 8 persen dari tahun 2015 yaitu 39.772 metric ton.

“Pertamina sebagai badan usaha yang menyalurkan dan mendistribusikan sesuai kuota yang ditetapkan oleh kementerian ESDM,” tegas Eldi.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk BBM dan elpiji secara umum, dapat menghubungi kontak pelayanan Pertamina melalui saluran 1500000. Bisa juga mengakses layanan pengaduan di website www.pertamina.com.

Asisten Pemprov Kepri Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Raja Ariza menyambut baik dan mengapresiasi Pertamina dalam kegiatan peluncuran produk Bright Gas 5,5 kg sebagai pilihan bagi konsumen yang mampu. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi juga mendukung peluncuran produk elpiji nonsubsidi ini di Batam. Ia mengajak masyarakat mampu untuk meninggalkan konsumsi bahan bakar bersubsidi, guna mengurangi beban belanja pemerintah.

Lomba Memasak
Peluncuran Bright Gas 5,5 kg di Batam dimeriahkan dengan Fun Cooking Competition (lomba memasak) dengan tema “Selera Masakan Nusantara”. Lomba ini diikuti 14 tim, dengan masing-masing tim terdiri dari dua orang.

Pendaftaran lomba ini gratis, masing-masing tim justru mendapatkan uang Rp200 ribu untuk membeli bahan masakan. Panitia juga menyediakan perlengkapan memasak di lokasi lomba, seperti meja, kompor gas, wajan, Bright Gas 5,5 kg, dan lainnya.

Para peserta lomba terlihat ceria dan bersemangat saat memasak menggunakan Bright Gas 5,5 kg. Mereka berusaha menyajikan menu-menu andalan untuk hidangan pembuka, utama, dan penutup. Sesuai tema, menu yang mereka sajikan adalah masakan-masakan nusantara, mulai dari ayam patah (Lombok), soto ayam dan ayam penyet (Lamongan), soto mie (Bogor), hingga rica-rica menari (Manado).

Area Manager Communication and Relations Pertamina MOR I Sumbagut, Fitri Erika mengatakan, panitia memberikan kesempatan kepada peserta untuk mampu menyajikan ketiga hidangan itu dalam waktu 1,5 jam. Lomba memasak ini tidak hanya dinilai cita rasanya saja, melainkan juga kebersihan, waktu, dan teknik memasak.

“Melalui lomba memasak ini, kita juga bisa berwisata dan memperkenalkan kuliner nusantara dengan Bright Gas,” katanya. (advertorial)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com