SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Dua PNS Ditangkap Pesta Sabu

  • Reporter:
  • Jumat, 12 Juli 2019 | 15:12
  • Dibaca : 248 kali
Dua PNS Ditangkap Pesta Sabu
Kapolresta Barelang Kombes Hengki menunjukkan barang bukti narkoba yang diamankan dari dua PNS saat ekspose di Mapolresta Barelang, kemarin.

BATAMKOTA – Satnarkoba Polresta Barelang dan Polsek Belakangpadang meringkus dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengunakan narkotika jenis sabu. Kedua pelaku, yakni Samsul Arifin (39) yang merupakan guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Batuaji, dan Andri Firdaus (35) pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) Tanjungpinang.

Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengatakan, penangkapan terhadap guru SD tersebut berawal dari informasi dari masyarakat, bahwa ada oknum guru yang menyimpan narkotika jenis sabu.

“Setelah mendapat informasi, pada Sabtu (6/7) sekitar pukul 13.00, anggota mengamankan pelaku di Ruli Kampung Aceh, Mukakuning,” ujarnya saat ekspose di Mapolresta Barelang, Kamis (11/7).

Polisi mendapatkan barang bukti sabu yang disimpan di dalam bungkus rokok Dunhill di pintu kiri mobil milik pelaku, dan barang haram tersebut akan dipakai di Simpang Dam. “Ya sebelum mengajar, pelaku memakai dulu,” katanya.

Lanjut Hengki, sabu yang diamankan seberat 0.4 gram, dan pelaku adalah sebagai pemakai narkoba.

“Terhadap tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun penjara,” ungkap Hengki.

Satu pelaku lainnya yang merupakan PNS adalah Andri Firdaus. Ia diamankan di Belakangpadang dengan temannya bernama Faisal (40) pada Selasa (9/7) sekitar pukul 00.12.

“Kedua pelaku ditangkap di Kampung Bugis Pasir Putih, Belakangpadang,” katanya.

Pada pengeledahan di rumah tersangka Faisal, di dalam kamar tidur rumah pelaku, petugas berhasil menemukan satu buah kotak kaca mata warna merah maron yang berisikan empat paket bungkus kecil serbuk kristal yang dibungkus plastik transparan bening yang diduga sabu.

“Petugas juga kembali menemukan satu buah alat isap sabu dan beberapa lembar plastik transparan bening dan dua buah gunting yang berada di dalam rumah pelaku tersebut,” ujar Hengki.

Kemudian pada pengeledahan bagian belakang rumah pelaku, petugas kembali menemukan satu buah tas tempat hardisk warna biru hitam yang berisikan satu buah botol plastik warna pink, yang berisi satu paket yang dibungkus plastik transparan bening yang diduga sabu.

“Pelaku merupakan kurir sekaligus pemakai, dan penyidik sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan mendalam kepada kedua pelaku,” ungkapnya.

Hengki menambahkan, polisi masih mencari pelaku lainnya, karena masih ada pelaku yang memasukkan barang dari luar ke wilayah Belakangpadang. “Belakangpadang adalah daerah strategis, apalagi banyaknya pulau kecil di daerah ini,” kata Hengki. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com