SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Dua WNA Asal China Tak Langgar Aturan Imigrasi

Dua WNA Asal China Tak Langgar Aturan Imigrasi
Kepala Kantor Imigasi Tanjungpinang Indra Kusuma menunjukkan paspor milik dua orang WNA asal China tidak menyalahi izin masuk ke Indonesia, Senin (3/4). Foto Joko Sulistyo

PINANG KOTA – Pihak Imigrasi Kelas I Tanjungpinang menyatakan, Warga Negara Asing (WNA) asal China Hao Zhang (27) dan Lianchang Zhang (61), yang diamankan Satuan Intel Makorem 033 Wira Pratama di Desa Pengujan, Tanjunguban, Jumat (31/3) tidak melanggar aturan Imigrasi.

Kepala Imigrasi Kelas 1 Tanjungpinang Indra Kusuma mengatakan, kedua WNA asal China tersebut berkunjung ke Indonesia menggunakan visa kunjungan singkat. Keduanya berencana hendak berbisnis arang dengan warga Desa Pengujan, Tanjunguban, Bintan. “Mereka masuk sesuai izin dengan visa kunjungan singkat,” kata Indra di Kantor Imigrasi Tanjungpinang, Senin (3/4).

Dia mengatakan, sesuai Undang-Undang Imigrasi Nomor 6 Tahun 2011 Pasal 38, visa kunjungan singkat diberikan kepada orang asing yang akan melakukan perjalanan di Indonesia dalam rangka kunjungan tugas pemerintah, pendidikan sosial dan budaya pariwisata, bisnis, kunjungan keluarga, jurnalistik, atau singgah untuk meneruskan perjalanan ke negara lain.

“Keduanya beraktivitas melakukan pengecekan lapangan dan memberikan pengarahan kepada masyarakat, serta pengusaha setempat yang hendak membuka usaha arang. Mereka tidak terbukti melanggar hukum keimigrasian,” ujar Indra.

Menurut dia, tindakan hukum yang diambil adalah memperingati dan memberikan informasi selengkapnya kepada kedua WNA asal China tersebut, supaya mengurus syarat-syarat usahanya ke instansi terkait, sementara untuk izin tinggal ke Imigrasi. “Kami telah informasikan tata cara investasi di Indonesia. Pengakuan keduanya baru pertama kali datang ke Indonesia,” kata Indra.

Imigrasi menyarankan kedua WNA asal China kembali ke negaranya dan mengurus izin sesuai aturan berlaku, sehingga bila berinvestasi di Bintan tidak terbentur hukum. Imigrasi akan terus mengawasi WNA yang masuk ke Indonesia.

Kepala Seksi Informasi Imigrasi Tanjupinang Said Noviansyah mengatakan, hasil keterangan warga setempat menyebutkan, kedua WNA asal China tersebut hendak mengajari masyarakat membuat arang seusai standar pasar. Hasil produksi arang warga akan ditampung untuk dipasarkan ke China.

Keduanya datang ke Bintan menunjukkan tata cara pembuatan arang. “Mereka pembeli, langsung turun ke tempat pembuatan menunjukkan tata cara produksi produknya,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com