SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Duri Dalam Daging

  • Reporter:
  • Rabu, 27 September 2017 | 14:40
  • Dibaca : 93 kali
Duri Dalam Daging
KORAN SINDO

PARIS –Uang dan pemain bintang tak selalu memunculkan harmonisasi di dalam tim. Situasi tersebut kini sedang menimpa Paris Saint-Germain (PSG) yang dengan kekuatan uangnya berhasil mendatangkan Neymar dan Kylian Mbappe.

Dilihat dari hasil pertandingan, kehadiran Neymar dan Mbappe memiliki dampak luar biasa pada tim. Setidaknya mereka belum tersentuh kekalahan di semua ajang yang diikuti. Pada Ligue 1 PSG berada di puncak klasemen dengan 6 kali menang dan 1 kali imbang. Mereka berada di atas juara bertahan Ligue 1 Monaco. Kombinasi ketiganya menghasilkan 12 dari 21 gol yang dikoleksi PSG di kompetisi tertinggi sepak bola Prancis tersebut.

Cavani menjadi top skor dengan tujuh gol, Neymar berada di peringkat 2 (4 gol) dan Mbappe (1 gol). Mereka bertiga juga mencatatkan nama di papan skor untuk membawa kemenangan perdana di Liga Champions. Bertandang ke markas Celtic, Thiago Silva dkk berhasil melesakkan lima gol. Neymar dan Mbappe mencetak satu gol, sedangkan Cavani mencetak dua gol, termasuk dari titik penalti.

Masalahnya, sepak bola juga mem butuhkan stabilitas ruang ganti. Ini yang sedang jadi masalah di Les Parisiens . Ketegangan mu lai terjadi antara Cavani dan Neymar. Pemicunya adalah rebutan penalti saat pertandingan melawan Olympique Lyon ((17/9). Neymar dan Cavani adu mulut untuk mengambil penalti. Cavani kemudian melakukannya tapi berhasil ditepis kiper Lyon.

Kondisi itu membuat ruang ganti memanas. Terbaru, media Inggris, Dailymail mengungkap kan, saat di ruang ganti Cavani mengeluarkan kalimat pedas ke Neymar. “Siapa dia? Kamu pikir dirimu (Lionel) Messi?” sindir Cavani. Spekulasi terus berkem bang karena media me nye but jika manajemen PSG rela memberikan bonus 1 juta euro jika Cavani bersedia melepas tugasnya sebagai eksekutor penalti dan diberikan kepada Neymar.

Situasi ini memberikan tekanan tersendiri buat Pelatih PSG Uni Emery. Jika tidak bisa dikelola dengan baik, kehadiran pemain bintang bisa menjadi duri dalam daging yang merusak ambisi tim. Apa lagi, PSG mulai merasakan ketergantungan pada Neymar. Les Parisiens gagal meraih kemenangan melawan Montpellier tanpa ada Neymar dalam susunan pemain.

Namun, Emery menepis semua kekhawatiran tersebut. Menjelang laga melawan Bayern Muenchen di Parc des Princes pada Liga Champions, dini hari nanti, Emery menjamin timnya dalam kondisi terbaik. “Jika semua berjalan normal, Neymar akan kembali. Kami membutuhkan semua pemain. Jika ada pemain absen, penting mempertahankan kualitas dan kecepatan,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.

Menghadapi Muenchen akan menjadi penguji kualitas PSG. Pasukan Carlo Ancelotti adalah tim dengan koleksi gelar Liga Champions terbanyak kedua setelah Real Madrid. Mentalitas yang mereka miliki sudah teruji, meski penampilan mereka di Bundesliga kurang stabil.

Pelatih yang juga pernah menangani PSG tersebut mengatakan, memiliki pemain dengan harga mahal tantangannya adalah bagaimana mereka bisa menyatu ke dalam tim. “Dengan Neymar dan (Kylian) Mbappe, mereka sedang mencari identitas. Berbeda dengan Muenchen. Selama bertahun-tahun identitasnya jelas dan itu belum terjadi di PSG. Namun, mereka sudah berada di level terbaik,” tutur Ancelotti kepada Le Figaro .  (ma’ruf )

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com