SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ekspor Kepri Turun 52,97 Persen

  • Reporter:
  • Kamis, 16 Mei 2019 | 11:08
  • Dibaca : 101 kali
Ekspor Kepri Turun 52,97 Persen
Aktivitas bongkar muat di pelabuhan Batuampar. Foto Teguh Prihatna.

PINANG – Nilai ekspor Provinsi Kepri bulan April 2019 anjlok dibandingkan bulan sebelumnya, dari USD832,86 juta menjadi USD391,66 juta atau turun 52,97 persen. Hal ini disebabkan turunnya ekspor sektor nonmigas sebesar 59,54 persen dan sektor migas sebesar 46,67 persen.

“Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor Kepri juga mengalami penurunan sebesar 62,37 persen, yaitu dari USD1.040,90 juta menjadi USD391,66 juta. Penurunan nilai ekspor April 2019 dibanding April 2018 disebabkan oleh turunnya ekspor sektor nonmigas sebesar 77,39 persen dan sektor migas sebesar 27,08 persen,” kata Kabid Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri Rahmad Iswanto, Selasa (14/5).

Adapun total ekspor kumulatif bulan Januari-April 2019 sebesar USD2.997,82 juta. Jika dibanding dengan total ekspor kumulatif Januari-April 2018 mengalami penurunan sebesar 25,03 persen yaitu dari USD3.998,57 juta menjadi USD2.997,82 juta. Turunnya nilai ekspor Januari-April 2019 disebabkan oleh turunnya ekspor kumulatif sektor nonmigas sebesar 49,09 persen dan sektor migas sebesar 25,03 persen.

“Selama bulan Januari-April 2019 komoditas ekspor nonmigas Provinsi Kepri yang nilai ekspornya terbesar adalah golongan barang mesin atau peralatan listrik (HS 85) yaitu sebesar USD333,50 juta, dengan peran sebesar 22,92 persen,” ujarnya.

Selain itu lanjutnya, golongan barang berikutnya yang mempunyai peran cukup besar terhadap ekspor nonmigas Kepri selama Januari-April 2019 adalah mesin-mesin/pesawat mekanik (HS 84) sebesar USD163,92 juta (11,27 persen) dan lain-lainnya.

Sementara itu, nilai ekspor komoditas ikan dan udang (HS 03) April 2019 sebesar USD2,63 juta, turun 5,99 persen dibanding Maret 2019. Komoditas ikan dan udang mengalami kenaikan sebesar 73,56 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Secara komulatif, ekspor komoditas ikan dan udang Januari-April 2019 mengalami kenaikan sebesar 75,47 persen bila dibandingkan Januari-April 2018, dengan sumbangan 0,78 persen terhadap total ekspor nonmigas Provinsi Kepri,” tuturnya.

Rahmad juga menjelaskan, negara tujuan ekspor Provinsi Kepri April 2019 dengan nilai terbesar ke Singapura yaitu mencapai USD224,69 juta. Ekspor ke Singapura bulan ini mengalami penurunan dibanding Maret 2019, yaitu 52,19 persen dan penurunan sebesar 59,76 persen jika dibandingkan April 2018.

“Tujuan ekspor Provinsi Kepri dengan nilai terbesar kedua selama April 2019 yaitu ke China mencapai USD41,49 juta,” katanya.

Negara tujuan ekspor Kepri selama Januari-April 2019 dengan nilai terbesar ke Singapura yaitu mencapai USD1.799,79 juta atau 60,04 persen dari total ekspor komulatif Januari-April 2019.

Ekspor komulatif ke Singapura Januari-April 2019 mengalami penurunan dibanding keadaan bulan Januari-April 2018, yaitu sebesar 14,69 persen. China merupakan negara tujuan ekspor terbesar kedua secara kumulatif Januari-April 2019 dengan nilai ekspor mencapai USD186,91 juta dan peran sebesar 6,23 persen.

Negara tujuan ekspor terbesar ketiga sampai dengan kesepuluh Provinsi Kepri berturut-turut adalah Malaysia, Amerika Serikat, Kazakhstan, Spanyol, Thailand, Swiss, Australia, dan Belanda.

“Kesepuluh negara tujuan ekspor Kepri tersebut mempunyai peran sebesar 87,43 persen terhadap total ekspor Kepulauan Riau Januari-April 2019. Dan ekspor kumulatif Januari-April 2019 Kepri dibanding ekspor kumulatif tahun lalu mengalami kenaikan cukup besar di antaranya ke negara Kazakhstan 171.857,02 persen dan Swiss 89,29 persen,” ujarnya.

sutana

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com