SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Elmayumi Biarkan Jasad Bayi Hingga Membusuk

  • Reporter:
  • Selasa, 13 November 2018 | 16:13
  • Dibaca : 118 kali
Elmayumi Biarkan Jasad Bayi Hingga Membusuk
Ilustrasi.

BATAM KOTA – Terdakwa Elmayuni Nababan, ibu muda yang tega membuang bayinya menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Senin (12/11). Saksi yang merupakan pacar korban mengaku tidak tahu bila korban sedang hamil sesaat tiba dari Malaysia.

Saksi Herman Junias Harianja, merupakan pacar korban. Dalam persidangan, saksi mengaku tidak tahu jika terdakwa hamil sejak berada di Malaysia. “Yang menghamili dia bukan saya, Yang Mulia. Saya tidak tahu kalau dia hamil,” kata saksi.

Herman juga mengatakan bahwa dirinya sempat curiga kepada terdakwa. Pasalnya, saat itu, bentuk tubuh terdakwa kurus namun perutnya besar. “Saya tanya kok badan kurus tapi perut kayak buncit. Terdakwa bilang karena masuk angin kelamaan nunggu kapal,” kata Herman.

Saat disinggung terkait hubungan badan, saksi mengaku bahwa dirinya sempat berhubungan badan dengan terdakwa dua kali. Hal itu dilakukan setelah terdakwa kembali dari Malaysia. “Dua kali, Yang Mulia,” kata saksi.

Tak hanya Herman, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurhasaniati juga menghadirkan saksi lainnya yakni teman kos korban. Di hadapan majelis hakim Muhammad Chandra, Yona Lamerosa dan Hera Polosia, saksi mengatakan bahwa terdakwa belum lama tinggal di kos-kosan tersebut. Dan para penghuni kos tidak mengetahui jika terdakwa hamil.

“Kami menemukan jasad bayi itu di tumpukan sampah depan kos. Kami tidak tahu kalau itu bayi terdakwa. Tahunya terdakwa hamil saat sudah berada di kantor polisi,” ujarnya.

Keterangan para saksi menguatkan dakwaan JPU. Dalam dakwaan disebutkan bahwa terdakwa melahirkan bayi di dalam kamar mandi tanpa dibantu oleh siapapun. Setelah bayinya lahir, bayi tersebut dililit menggunakan handuk dan diletakkan di bawah tempat tidur kamar kosong. Bayi itu sempat dibiarkan di kamar hingga 6 hari.

Saat kondisi jasad bayi sudah membau, terdakwa merasa bingung dan langsung membuang jasad bayi ke tumpukan sampah di depan kosan. Terdakwa beranggapan bahwa perbuatannya tidak akan diketahui. aini lestari

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com