SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Empat Fraksi Tolak KUA-PPAS Karimun

  • Reporter:
  • Jumat, 22 November 2019 | 13:27
  • Dibaca : 102 kali
Empat Fraksi Tolak KUA-PPAS Karimun
Bupati dan Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim menyerahkan KUA PPAS kepada kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Karimun usai rapat paripurna di Kantor DPRD Karimun, Rabu (9/10). /ERNIS HUTABARAT

KARIMUN – Empat Fraksi di DPRD yakni Fraksi Demokrat, Fraksi PAN, Fraksi Gerindra dan Fraksi PKS menolak pengesahan KUA-PPAS Karimun tahun anggaran 2020. Pasalnya terjadi perubahan jumlah anggaran yang sebelumnya dibahas melalui Badan Anggaran yang sudah disepaki.

Empat Fraksi dengan nama Koalisi Permanen menilai perlu kehati-hatian agar ke depan Kabupaten Karimun tidak mengalami devisit, penentuan anggaran tersebut harus riil sehingga tidak hanya menunjukkan angka yang besar saja.

“Sudah diputuskan dalam Bamus bahwa total pendapatan daerah pada KUA-PPAS tahun anggaran 2020 sebesar Rp1.267.502.721.689 dan itu sudah diketok. Namun masih ada perubahan jadi bertambah pada pendapatan daerah sebesar Rp10 milar dan dana silpa yang nilainya naik hingga Rp90 miliar,” kata Ketua Fraksi Demokrat Sumardi yang didampingi 3 fraksi lainnya, belum lama ini.

Dengan demikian, pihaknya komitmen tidak akan mendukung pengesahan KUA-PPAS untuk APBD 2020 Kabupaten Karimun sepanjang angka pendapatan daerah pada KUA-PPAS tahun anggaran 2020 dikembalikan ke angka sebesar Rp1.267.502.721.689.

“Intinya kami tidak mau ada kenaikan, itu harus dikembalikan ke angka semula. Kami tidak ada kebencian, dan inipun gerakan secara spontan karena kita melihat ada kesewenang-wenangan,” tegasnya.

Dijelaskan, sebelumnya Wakil Ketua DPRD Karimun, Rasno saat memimpin rapat sudah mengingatkan pihak-pihak sebelum angka Rp1.267.502.721.689 ditetapkan, namun dalam kesempatan tersebut disepakati tidak ada lagi perubahan nilai anggaran. Tetapi dalam pelaksanaannya kali ini angka anggaran tersebut berubah menjadi Rp1.277.502.721.689 yang mengakibatkan timbul persoalan yang sudah mengalami perubahan Rp10 miliar.

Dari data yang dihimpun, total pendapatan daerah pada KUA-PPAS tahun anggran 2020 sebesar Rp1.413.281.556.060 setelah perubahan menjadi Rp1.277.502.721.689 Demikian juga dengan Belanja Daerah sebesar Rp1.473.293.559.060 berubah setelah pembahasan menjadi Rp1.367.514.764.600, sedangkan pembiayaan penerimaan sebesar Rp60.012.043.000 setelah pembahasan berubah menjadi Rp90.012.443.000.

ernis hutabarat

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com