SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Enam Mahasiswa Asing Terima Program Darmasiswa UIB

  • Reporter:
  • Rabu, 11 September 2019 | 15:19
  • Dibaca : 130 kali
Enam Mahasiswa Asing Terima Program Darmasiswa UIB
Mahasiswa penerima beasiswa program Darmasiswa foto bersama usai pembukaan program Darmasiswa di UIB, Selasa (10/9). F iwan sahputra

SEKUPANG – Sebanyak enam mahasiswa asing mendapatkan program Darmasiswa di Universitas Internasional Batam (UIB). Mereka akan belajar Bahasa Indonesia dan budaya Indonesia selama setahun. Program itu untuk mempromosikan dan meningkatkan minat bahasa dan budaya Indonesia di kalangan pemuda negara-negara lain.

Wakil Rektor UIB, Hepy Hefri Ariyanto mengatakan, UIB kembali mendapatkan kepercayaan dari Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Tahun pertama ada empat mahasiswa, kemudian dua mahasiswa dan tahun ini bertambah menjadi enam orang,” katanya.

Program tersebut merupakan program beasiswa yang ditawarkan kepada semua siswa asing dari negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia untuk belajar Bahasa Indonesia, seni dan budaya.

Adapun mahasiswa asing yang akan belajar di UIB selama setahun adalah Osei Enoch Aboagye (Ghana), Pachara Chaicharoen (Thailand), Manuel Fernando Rios (Kolombia), Ugne Karaliunaite (Lithuania), Cuauhtemoc Alfaro Munoz (Meksiko) dan Libourki Rachid (Maroko).

“Mereka nanti tidak hanya belajar bahasa Indonesia. Tetapi juga budaya seperti budaya Sumatera Barat dan Riau serta lainnya,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebanyak 104 negara mengikuti program beasiswa Darmasiswa Republik Indonesia tahun akademik 2019/2020 di Indonesia.

Darmasiswa RI (DRI) adalah program pemberian beasiswa non-gelar selama satu tahun oleh Pemerintah RI kepada mahasiswa asing dari negara-negara mitra/sahabat untuk belajar bahasa Indonesia, seni dan budaya pada perguruan tinggi negeri/swasta/Lembaga pelatihan di Indonesia.

“Program ini sangat bagus, sebagai salah satu soft diplomasi Indonesia untuk memperkenalkan budaya Indonesia, bahasa Indonesia dan wisata Indonesia. Sekaligus mereka (darmasiswa) ini akan mempromosikan tentang Indonesia, tentunya tentang hal-hal yang baik,” kata Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi.

Sejak dimulai tahun 1974, program ini telah diikuti oleh 8.514 peserta yang berasal dari 126 negara sahabat, dan belajar di berbagai perguruan tinggi dan swasta yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada awalnya program ini hanya mengundang peserta dari Kawasan ASEAN dengan peserta yang hanya sekitar puluhan orang.

Dengan pertimbangan bahwa program ini sangat strategis sebagai sarana diplomasi budaya, jumlah dan cakupan negara yang diundang terus ditingkatkan.

Untuk tahun akademik 2019/2020, program ini diikuti oleh 579 peserta yang berasal dari 104 negara dan mengikuti pendidikan di 64 perguruan tinggi di Indonesia, tahun 2018/2019 lalu diikuti oleh 679 orang dari 94 negara sahabat, meski menurun secara jumlah peserta namun tahun ini justru meningkat dari jumlah negara.

“Tahun lalu 600-an lebih, tahun ini 579. Tapi negara nya nambah 104 negara, dulu 94 negara. Harapannya setelah mereka kembali (ke negaranya) akan membawa teman-temannya untuk datang ke Indonesia belajar tentang budaya, belajar tentang seni,” ujarnya. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com