SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Fashionista Multitalenta

  • Reporter:
  • Minggu, 4 Februari 2018 | 15:36
  • Dibaca : 139 kali
Fashionista Multitalenta

ALEXA Chung dikenal sebagai fashionista asal Inggris yang memiliki selera mode yang unik dan orisinal. Setelah sukses menjadi model, pembawa acara, penulis, kini talentanya di bidang bisnis fashion makin mendapat pengakuan.

Anak bungsu dari empat bersaudara ini lahir di Hampshire, Inggris, pada 5 November 1983. Putri pasangan Gillian dan Phillip Chung ini mengenyam pendidikan di sekolah menengah setempat, yakni di Perins School. Menginjak remaja, Alexa diterima di King’s College London untuk belajar Sastra Inggris.

Pada saat usianya 16 tahun, dia menghadiri acara komedi di Reading Festival . Di sanalah ia bertemu seseorang dari agensi model yang menawarinya pekerjaan sebagai model. Pada 2005 dia menjadi model majalah remaja, seperti Elle Girl dan Cosmogirl .

Ia juga terpilih untuk membintangi berbagai iklan brand ternama seperti Fanta, Sony Ericsson, Sunsilk, Urban Outfitters, dan Tampax. Tak hanya menjadi bintang iklan, Alexa pun mulai aktif di bidang modeling. Pada tahun 2008 dia menjadi brand ambassador label fashion Australia, Antipodium Spring/ Summer 2008, dan jajaran fashion Oxfam, Revamped.

“Pada bulan September 2008, saya berjalan di catwalk sebagai bagian dari acara Vivienne Westwood Red Label Spring / Summer 2009 di London Fashion Week ,” ujar Alexa, seperti dilansir dari V ogue .co.uk . 2009 menjadi tahun penting bagi karier Alexa. Pada awal 2009 ia masuk dalam jajaran model di bawah naungan British High Street New Look.

Ia kemudian bergabung dengan agen modeling berbasis di London, Select Model Management. Pada April 2009 dia menjadi model koleksi Wren’s Holiday 2009 , di samping temannya, Tennessee Thomas.

Pada Juli 2009 Alexa pindah ke NEXT Model Management dan menjadi model untuk banyak brand ternama, seperti DKNY, MOGG dari Korea Selatan, Pepe Jeans London, Lacoste, dan Stella McCartney. Model yang juga dikenal sebagai presenter ini telah berkolaborasi dengan berbagai brand populer, seperti Madewell, AG, Superga, Ugg, Marks & Spencer, dan juga label kecantikan Eyeko.

Kolaborasi-kolaborasi ini sering ditampilkan di peragaan busana bergengsi, seperti London Fas h ion Week dan New York Fashion Week . Setelah melakukan kolaborasi dengan banyak brand ternama, Alexa pun memberanikan diri untuk meluncurkan brand fashion sendiri. Pada pertengahan 2017 ia meluncurkan brand fashion bernama Alexachung.

Brand fashion ini terdiri dari 100 item fashion , termasuk sepatu, busana siap pakai, dan perhiasan. Debut koleksi Alexachung ini dijual di sejumlah ritel seperti Matchesfashion.com, Selfridges, MyTheresa, Galeries LaFayette, dan SSENSE, serta situs Alexachung sendiri.

“Saya merasa sekarang adalah saat yang tepat untuk meluncurkan lini busana saya dan saya siap melakukannya. Hal ini karena jika saya meluncurkannya lebih cepat, saya merasa belum bisa bertanggung jawab dan mampu untuk mengambil alih semuanya,” kata Alexa kepada Business of Fashion .

Selera fashion Alexa yang unik dan bisnis fashion -nya mendapat pengakuan dari orang-orang ternama di dunia fashion . Pemimpin redaksi Vogue Amerika, Anna Wintour, menggambarkan Alexa sebagai “sebuah fenomena”.

Sementara itu Karl Lagerfeld mengatakan bahwa dia “cantik, pintar, dan seorang gadis modern”. Bahkan, The New York Times telah menyatakannya sebagai “Kate Moss dari generasi baru”. Sejumlah penghargaan bergengsi dunia fashion pun berhasil diraih perempuan 34 tahun ini.

Penghargaan tersebut di antaranya Editors Choice di Elle Style Awards , Glamour Magazines Woman of the Year , dan the British Fashion Icon P rize dari British Fashion Awards. Dia juga pernah berkolaborasi dengan Vogue UK dalam serial video Future of Fashion , yang memenangi dua penghargaan Webby .

Saat ini ia bahkan menjabat sebagai duta besar untuk British Fashion Council. “Alexa memiliki gaya yang orisinal. Anda mendapatkan kesan bahwa dia melakukan apa yang dia sukai, bukan sekedar bermain-main di depan kamera,” ujar Dolly Jones, editor Vogue.com .

dwi nur ratnaningsih

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com