SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Gaji ke-13 Segera Dicairkan

  • Reporter:
  • Selasa, 3 Juli 2018 | 15:32
  • Dibaca : 686 kali
Gaji ke-13 Segera Dicairkan
Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Foto Agung Dedi Lazuardi.

BATAM KOTA – Wali Kota Batam Muhammad Rudi memastikan gaji ke-13 atau tunjangan kinerja bagi pegawai negeri sipil bakal cair dalam waktu dekat.

“Dibayarkan dalam dua hari lagi (Rabu, 4/7/2018). Tidak akan ditunda-tunda,” ujar Rudi, kemarin.

Pemko menggelontorkan anggaran Rp31 miliar untuk membayar gaji ke-13 itu yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018. Meski tidak akan ada halangan, gaji ke-13 membuat beberapa kegiatan atau proyek pemerintah daerah tertunda.

Seperti diketahui, gaji ke 13 ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No.18/2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pemberian Gaji, Pensiun, atau Tunjangan Ketiga Belas Kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS), Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun Atau Tunjangan.

Tunjangan itu meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja. Sementara untuk penerima pensiun meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan/atau tunjangan tambahan penghasilan.

Sebelumnya saat akan mengalokasikan dana THR, kehadiran PP itu memengaruhi pola anggaran di Pemko Batam karena tunjangan kinerja dibebankan di APBD. Berbeda dengan gaji pokok yang dibebankan ke APBN melalui Dana Alokasi Umum (DAU).

“Artinya, Pemko Batam tak hanya mencari cara mengakomodir TKD dalam komponen THR namun juga penyertaan TKD dalam komponen gaji 13,” ujar Rudi.

Laporan APBD 2017

Dalam perkembangan lain, Rudi menyampaikan Laporan dan Penjelasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam tahun 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kepri dalam Rapat Paripurna di DPRD Kota Batam, Senin (2/7).

Rudi mencatat realisasi APBD 2017 sebesar Rp2,157 triliun dari target sebesar Rp2,352 triliun atau 91,73 persen. Rinciannya Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp1,086 triliun dengan realisasi sebesar Rp974 miliar atau terealisasi 89,65 persen.

Laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja per 31 Desember 2017, lanjut Rudi, mengalami defisit sebesar Rp67 miliar. Defisit realisasi anggaran 2017 ditutup dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) per 31 Desember 2016 sebesar Rp133 miliar. “Sehingga saldo anggaran lebih akhir per 31 Desember 2017 sebesar Rp65 miliar,” kata Rudi.

Wakil Ketua II DPRD Kota Batam sekaligus pimpinan sidang Iman Sutiawan mengatakan mengagendakan tahapan selanjutnya agar disahkan menjadi Ranperda APBD 2017. “Tahapan selanjutnya adalah pandangan masing-masing fraksi yang dijadwalkan pada Senin mendatang,” kata Iman. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com